JawaPos.com - Multitasking sering dianggap keren karena bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu.
Padahal faktanya, otak manusia tidak benar-benar didesain untuk multitasking.
Yang terjadi sebenarnya adalah task switching, yaitu otak berpindah fokus dengan cepat dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain. Proses ini bisa membuat otak lelah dan kinerja menurun.
Menurut akun Instagram @klinik_sehatmulia, kebiasaan multitasking membuat pekerjaan jadi tidak maksimal, energi cepat habis, bahkan rentan terkena stres.
Lalu, apa saja tanda otak mulai kelelahan akibat multitasking?
Baca Juga: Orang yang Tidak Terburu-Buru Menikah Biasanya Menunjukkan 8 Kekuatan Unik Ini Menurut Psikologi
Tanda Otak Lelah karena Multitasking
Multitasking bukan berarti mengerjakan banyak hal sekaligus dengan sempurna. Justru otak kita hanya bisa fokus pada satu hal dalam satu waktu.
Dilansir dari kanal YouTube @pepemikir, tanda-tanda otak kelelahan akibat multitasking antara lain:
1. Lebih lambat, ceroboh, dan cepat lelah
Produktivitas menurun karena fokus terbagi-bagi.
2. Daya ingat melemah
Sulit menyimpan informasi dengan baik, bahkan bisa mempengaruhi IQ.
Baca Juga: 7 Hal yang Dibeli Orang Kelas Menengah ke Bawah Agar Terlihat Kaya, Apa Saja?
3. Sering lupa, bingung, atau sulit konsentrasi lama
Inilah tanda yang paling sering dialami saat terlalu banyak multitasking.
Dampak Kelelahan Akibat Multitasking
Jika dibiarkan, multitasking tidak hanya mengganggu kinerja, tetapi juga bisa berdampak pada kesehatan mental.
Menurut kanal YouTube Cherryl Hatumesen, dampaknya antara lain:
1. Otak kehilangan kontrol atau tujuan
Tidak tahu prioritas utama yang harus dikerjakan.
2. Merasa gagal saat hanya mengerjakan sedikit
Selalu merasa kurang produktif meski sudah banyak yang dikerjakan.
3. Fokus otak terganggu
Semakin sulit menjaga konsentrasi pada hal penting.
Jika kelelahan semakin parah, kondisi ini dapat memicu stres berat.
Tips Mengatasi Kelelahan Akibat Multitasking
Agar otak tetap sehat dan fokus terjaga, coba lakukan beberapa langkah berikut, dikutip dari kanal Youtube @pepemikir:
1. Kurangi kebiasaan multitasking dan fokus pada satu tugas dalam satu waktu.
2. Latih otak untuk fokus agar hasil lebih maksimal.
3. Matikan notifikasi tidak penting yang bisa mengganggu perhatian.
4. Buat daftar prioritas agar pekerjaan lebih terarah.
5. Gunakan teknik Pomodoro, yaitu bekerja selama 25 menit lalu istirahat 5 menit, agar dapat bekerja lebih efektif.
Dengan menerapkan langkah di atas, pekerjaan bisa selesai lebih cepat, hasil lebih baik, dan stres pun berkurang.