JawaPos.com - Radang sendi atau artritis adalah peradangan yang menyerang persendian, ditandai dengan nyeri, bengkak, hingga kesulitan menggerakkan anggota tubuh.
Penyakit radang sendi dapat dipicu oleh usia, obesitas, riwayat keluarga, kebiasaan merokok, hingga pola hidup yang tidak sehat.
Nyeri sendi bisa semakin parah apabila penderita mengabaikan pantangan tertentu, mulai dari konsumsi makanan berlebih hingga aktivitas fisik yang salah.
Dilansir dari TikTok @solusipersendian, berikut sejumlah pantangan radang sendi yang perlu diperhatikan agar gejala tidak semakin memburuk.
1. Konsumsi Gorengan
Mengonsumsi gorengan berlebihan dapat meningkatkan peradangan karena mengandung lemak jenuh, garam, dan gula yang memperparah gejala radang sendi.
Penderita dianjurkan memilih alternatif sehat, seperti memanggang dengan oven atau menggunakan air fryer untuk mengurangi risiko peradangan.
2. Merokok
Kebiasaan merokok memperburuk radang sendi karena zat berbahaya di dalam asap rokok meningkatkan radikal bebas dan merusak kekebalan tubuh.
Selain itu, rokok juga dapat mengurangi efektivitas obat radang sendi sehingga nyeri semakin sulit ditangani secara maksimal.
3. Gula Berlebih
Makanan manis, kue, cokelat, hingga minuman kemasan mengandung gula tinggi yang memicu peradangan dan memperparah gejala radang sendi. Konsumsi gula tidak lebih dari 50 gram per hari atau setara empat sendok makan.
4. Garam Berlebih
Konsumsi garam berlebih meningkatkan risiko radang sendi karena memicu inflamasi pada tubuh dan memperburuk kondisi penderita artritis.
Penderita radang persendian disarankan untuk membatasi konsumsi garam maksimal lima gram per hari atau satu sendok teh.
5. Olahraga Berlebihan
Olahraga terlalu berat bisa menjadi pantangan karena memicu benturan pada sendi yang sedang meradang sehingga nyeri semakin parah.
Jenis olahraga yang sebaiknya dihindari antara lain lari, lompat, aerobik intensitas tinggi, serta gerakan berulang yang membebani sendi.
6. Makanan Mengandung Gluten
Roti, kue, dan sereal berbahan gandum mengandung gluten yang dapat memicu gejala radang sendi semakin kambuh pada sebagian penderita.
Menjalani diet bebas gluten dapat membantu meredakan nyeri, sebagaimana ditunjukkan dalam beberapa penelitian terkait peradangan sendi.
7. Stres Berlebihan
Stres yang tidak dikelola dengan baik bisa memperparah nyeri radang sendi karena memicu ketegangan otot dan peradangan lebih lanjut.
Mengalihkan pikiran dengan aktivitas positif, seperti yoga, musik, atau menulis, dapat membantu mengurangi stres pada penderita.
Dilansir dari laman Alodokter.com, selain menghindari pantangan radang sendi, penderita dianjurkan tetap menjaga pola makan sehat dan rutin memeriksakan diri ke dokter.
Konsultasi medis penting dilakukan bila nyeri sendi semakin parah meski sudah menjalani gaya hidup sehat dan menghindari pantangan.
Dengan kedisiplinan menjaga kebiasaan dan pola makan, gejala radang sendi bisa lebih terkendali serta kualitas hidup tetap terjaga.