← Beranda
Waspada, Kecanduan HP Bisa Sebabkan Rabun Jauh! Lakukan 4 Tips Detox Gadget Ini untuk Melindungi Mata
Zalfa Hanifatul Wafa• Rabu, 27 Agustus 2025 | 22.47 WIB
Ilustrasi seseorang yang kecanduan gadget (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Di era digital saat ini, gadget seperti smartphone dan laptop serta media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan gadget yang berlebihan ternyata bisa menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan.

Beberapa dari kita mungkin pernah mengalami sakit kepala atau pusing yang bersumber dari mata akibat terlalu lama di depan layar laptop atau smartphone. Jika kamu sering mengalaminya, ini adalah hal yang perlu mendapat perhatian serius.

Bahkan, Kementerian Kesehatan RI juga menekankan pentingnya membatasi penggunaan gadget karena adanya beberapa dampak negatif yang muncul dari penggunaan berlebihan.

Melansir dari laman ayosehat.kemkes.go.id, berikut adalah 6 dampak negatif akibat penggunaan gadget berlebihan:

1. Sakit Kepala

Penggunaan gadget dalam waktu yang lama dapat menyebabkan sakit kepala hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini bisa disebabkan karena mata bekerja terlalu keras untuk fokus pada layar dalam waktu yang lama. Hal ini juga menyebabkan ketegangan pada otot mata yang berimbas pada otot-otot di sekitar kepala dan leher, itulah yang menyebabkan kita merasakan sakit kepala atau pusing. 

2. Pegal di Sekitar Alis, Pelipis, Dahi, dan Leher

Kebiasaan menundukan kepala ketika menggunakan smartphone dapat menyebabkan ketegangan pada otot leher dan bahu. Selain itu, konsentrasi berlebihan saat menatap layar laptop maupun smartphone juga dapat membuat otot-otot di sekitar alis dan pelipis menjadi kaku. Hal inilah yang menimbulkan rasa pegal, jika dibiarkan bisa menyebabkan rasa nyeri yang lebih parah.

3. Mata Lelah

Kondisi mata lelah sangat umum dirasakan oleh pengguna gadget. Kondisi ini ditandai dengan sensasi mata berat, perih, dan sulit berkonsentrasi. Kemudian semakin lama penglihatan seperti berbayang, hal ini disebabkan karena otot-otot mata sudah tidak mampu bekerja secara sinkron untuk memfokuskan pandangan. 

4. Potensi Miopia

Risiko miopia atau rabun jauh pada anak akan meningkat jika anak-anak berlebihan menggunakan gadget. Mata anak-anak yang masih dalam masa perkembangan lebih rentan terhadap perubahan struktur bola mata akibat fokus jarak dekat yang berlebihan. 

5. Mata Berair

Jika kamu mengalami mata berair ketika sedang menggunakan gadget, itu merupakan respon alami tubuh terhadap iritasi akibat paparan cahaya dari layar gadget. Hal ini bisa terjadi ketika kamu lupa berkedip karena terlalu fokus pada gadget atau berkurangnya frekuensi berkedip. Jika kebiasaan ini terus dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan dapat berkembang menjadi masalah mata yang lebih serius.

6. Penglihatan Buram

Penglihatan buram disebabkan oleh otot-otot mata yang lelah karena terus-menerus bekerja untuk fokus pada layar gadget. Biasanya ini terjadi ketika kamu mencoba melihat objek yang jauh setelah menatap gadget dalam waktu yang lama. Jika dibiarkan, hal ini dapat berkembang menjadi gangguan penglihatan seperti mata minus dan membuat kamu perlu menggunakan kacamata atau lensa kontak agar penglihatannya kembali jelas.

Selain mengganggu kesehatan fisik terutama mata, penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Maka dari itu, perlu untuk kita meningkatkan kesadaran dalam penggunaan gadget.

Jika kamu merasa benar-benar tidak bisa lepas dari gadget, ada baiknya kamu mencoba metode detox gadget. Seperti yang dilansir dari Antara, beberapa tips ini mungkin dapat membantu kamu mengurangi kecanduan gadget.

1. Atur Tampilan Home Screen

Sering kali ketika kita hanya ingin mengecek jam atau cuaca di gadget, kita malah tergoda untuk melihat aplikasi lain. Untuk mengantisipasinya, kamu dapat menyembunyikan aplikasi tersebut atau setidaknya jangan letakan aplikasi tersebut di home screen. Letakan aplikasi-aplikasi berdasarkan prioritas dan kebutuhan.

2. Atur Notifikasi

Notifikasi dari smartphone sering kali mengganggu fokus kita ketika sedang mengerjakan suatu pekerjaan yang lain. Hal ini jugalah yang mendorong penggunaan gadget secara impulsif. Untuk mengatasinya kamu dapat menonaktifkan notifikasi dari aplikasi game, media sosial, atau aplikasi hiburan lainnya yang tidak terlalu penting. Selain itu, kamu dapat memanfaatkan fitur "Do Not Disturb" yang sudah tersedia di kebanyakan smartphone. 

3. Terapkan Batasan Waktu

Jika kamu merasa sudah terlalu lama menggunakan gadget, maka sudah saatnya kamu menetapkan jadwal pemakaiannya. Kamu bisa menjadwalkan waktu-waktu bebas dari gadget seperti saat sedang makan, sebelum tidur, dan saat berkumpul bersama keluarga. Selain itu, kamu juga bisa mencari aktivitas lain yang tidak berhubungan dengan gadget untuk mengisi waktu luang kamu. 

4. Hapus Aplikasi yang Tidak Perlu

Cara ini mungkin terbilang cukup ekstrim, namun ternyata efektif untuk mengurangi kebiasaan kamu bermain gadget. Mulailah dengan menghapus aplikasi yang paling sering sering digunakan atau sulit dikontrol. Proses ini mungkin akan terasa sulit di awal, tetapi jika kamu berhasil konsisten maka akan berdampak positif bagi kesehatan dan produktivitas kamu.

Walaupun detox gadget memang agak susah diterapkan, namun jika kita memiliki kiat yang kuat dan dilakukan secara perlahan dengan konsisten, maka upaya ini akan berhasil untuk mengurangi kecanduan gadget. 

EDITOR: Candra Mega Sari