JawaPos.com – Apa yang kita makan dapat memengaruhi kesehatan otak karena otak bergantung pada nutrisi untuk menghasilkan energi, memperbaiki sel, mengatur suasana hati, dan fokus.
Konsumsi makanan olahan, gula berlebih, dan lemak tidak sehat dapat meningkatkan peradangan dan stres oksidatif di otak, di mana ini mengganggu fungsi kognitif.
Di sisi lain, makanan kaya nutrisi bantu melindungi sel-sel otak dan mendukung ketajaman mental jangka panjang.
Di usia 40-an, pilihan makanan menjadi semakin penting karena pada usia ini otak mulai menunjukkan tanda-tanda awal penuaan, seperti daya ingat lambat atau berkurangnya fokus.
Dilansir ndtv, berikut 10 makanan yang harus Anda konsumsi di usia 40-an untuk menjaga kesehatan otak.
- Ikan berlemak
Ikan berlemak kaya akan asam lemak omega-3. Hal ini dapat memperkuat struktur membran sel otak dan meningkatkan komunikasi antar neuron.
Omega-3 juga mengurangi peradangan, yang dapat melindungi dari penurunan daya ingat dan depresi.
- Kacang kenari
Kacang kenari kaya akan asam alfa-linolenat, vitamin E, dan polifenol. Semua kandungan ini bersama-sama melawan stres oksidatif dan peradangan.
Studi menunjukkan bahwa asupan rutin dikaitkan dengan daya ingat yang lebih baik dan pemrosesan kognitif yang lebih cepat.
- Blueberry
Blueberry mengandung antosianin, antioksidan yang meningkatkan komunikasi antarsel otak dan melindungi Anda dari penurunan fungsi otak seiring bertambahnya usia.
Blueberry juga meningkatkan daya ingat dan menunda hilangnya ingatan jangka pendek.
- Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung kaya akan vitamin K, folat, lutein, dan beta-karoten, yang semuanya mendukung umur panjang sel otak.
Studi menunjukkan bahwa sayuran ini terbukti memperlambat penuaan kognitif dengan melindungi neuron dan meningkatkan aliran darah ke otak.
- Telur
Telur kaya akan kolin, nutrisi yang digunakan tubuh untuk memproduksi asetilkolin, neurotransmiter yang penting untuk daya ingat dan pembelajaran.
Telur juga mengandung vitamin B, yang dapat mengatur zat kimia otak dan menurunkan risiko penurunan mental.
- Kunyit
Kurkumin, senyawa aktif dalam kunyit memiliki manfaat anti-inflamasi serta antioksidan yang kuat.
Kurkumin dapat meningkatkan suasana hati, daya ingat, dan mengurangi penumpukan plak amiloid yang terkait dengan penyakit Alzheimer.
- Biji labu
Biji-bijian ini kaya akan magnesium, seng, zat besi, dan tembaga, yang semuanya penting untuk sinyal saraf dan ketajaman mental.
Kekurangan mineral-mineral ini berkaitan dengan kabut otak, masalah memori, dan bahkan gangguan suasana hati.
- Teh hijau
Teh hijau mengandung L-theanine, asam amino yang meningkatkan relaksasi dan fokus tanpa rasa kantuk.
Antioksidannya juga melindungi otak dari stres oksidatif dan penurunan fungsi otak akibat usia.
- Alpukat
Kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang sehat, alpukat melancarkan aliran darah ke otak, memastikan otak mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi.
Alpukat juga mengandung vitamin E dan folat, yang melindungi dari penurunan kognitif.
- Brokoli
Brokoli kaya akan antioksidan dan vitamin K, yang mendukung struktur otak dan melindungi dari kerusakan.
Brokoli juga mengandung senyawa yang mengurangi peradangan dan stres oksidatif, keduanya terkait dengan penuaan dan penurunan daya ingat.