← Beranda
Akan Muncul 3 Sampai 21 Hari, Berikut Gejala Tetanus yang Perlu Diketahui
Hanny SuwindariSelasa, 2 Juli 2024 | 00.20 WIB
Ilustrasi suntik tetanus./Alodokter

JawaPos.com - Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Clostridium tetani.

Bakteri ini menghasilkan racun yang menyerang sistem saraf dan menyebabkan kekakuan otot yang parah.

Infeksi biasanya terjadi melalui luka yang terkontaminasi, terutama luka dalam yang terpapar kotoran atau tanah.

Penyebab dan Penularan

1. Bakteri Clostridium tetani: Bakteri ini biasanya ditemukan di tanah, debu, dan kotoran hewan.

2. Luka Terinfeksi: Infeksi terjadi ketika spora bakteri masuk ke tubuh melalui luka terbuka, terutama luka yang dalam dan terkontaminasi.

Ciri-ciri dan Gejala Tetanus

Gejala tetanus biasanya muncul dalam 3 hingga 21 hari setelah infeksi, tetapi kebanyakan gejala muncul sekitar 8 hari setelah infeksi. Berikut adalah ciri-ciri dan gejala utama tetanus:

1. Kekakuan Otot:

Trismus: Kekakuan otot rahang yang membuat sulit membuka mulut, sering disebut sebagai "lockjaw."
Kekakuan otot leher dan kesulitan menelan.
Kekakuan otot perut.

2. Kejang Otot:

Kejang otot yang menyakitkan di seluruh tubuh.
Kejang dapat dipicu oleh rangsangan sederhana seperti suara keras, cahaya, atau sentuhan.

3. Demam dan Berkeringat: Penderita mungkin mengalami demam tinggi dan berkeringat berlebihan.

4. Tekanan Darah dan Detak Jantung Tidak Stabil: Tetanus dapat mempengaruhi sistem saraf otonom yang mengontrol tekanan darah dan detak jantung.

5. Kesulitan Bernapas: Jika otot-otot pernapasan terpengaruh, penderita dapat mengalami kesulitan bernapas yang serius dan memerlukan bantuan medis segera.

Pencegahan Tetanus

Pencegahan tetanus sangat penting karena penyakit ini memiliki tingkat kematian yang tinggi jika tidak diobati.

Dikutip dari berbagai sumber berikut adalah beberapa langkah pencegahan:

1. Vaksinasi: Vaksin tetanus adalah cara paling efektif untuk mencegah infeksi.

Vaksin ini biasanya diberikan dalam bentuk vaksin kombinasi seperti DTP (difteria, tetanus, pertusis).

2. Perawatan Luka yang Baik: Membersihkan luka dengan baik dan segera mendapatkan perawatan medis untuk luka yang dalam atau terkontaminasi.

3. Booster Vaksin: Mendapatkan suntikan booster tetanus setiap 10 tahun.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan gejala tetanus, segera cari perawatan medis karena penyakit ini memerlukan pengobatan segera dan intensif.

EDITOR: Hanny Suwindari