JawaPos.Com - Nostalgia atau mengenang kejadian di masa lalu rupanya tak selalu berdampak buruk.
Pasalnya, nostalgia sering kali dikaitkan dengan emosi positif yang terkait dengan perasaan rindu.
Melalui nostalgia, beberapa ingatan akan membantu Anda kembali ke periode tertentu dalam hidup.
Untuk diketahui, istilah nostalgia sebenarnya sudah ada sejak tahun 1600-an dan pertama kali digunakan oleh dokter Johannes Hofer.
Dia menggunakannya dalam konteks kerinduan, insomnia, dan kecemasan yang dialami tentara bayaran Swiss ketika mereka bertempur jauh dari rumah.
Banyak hal telah berubah sejak saat itu, dan sekarang memikirkan tentang 'masa lalu yang indah' sebagian besar dipandang sebagai hal yang positif.
Meski tak semua kejadian di masa lalu menyenangkan, tapi nostalgia dengan kejadian lampu ternyata membantu bagi beberapa kondisi tertentu.
Nostalgia mungkin baik untuk kesejahteraan Anda secara umum, dan dapat meningkatkan optimisme, dan inspirasi serta membantu Anda menemukan tujuan hidup, menurut penelitian tahun 2020 yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychology.
Baca Juga: Intip 'Romantic Nostalgia', Desain Terakhir Pret-a-Porter Barli Asmara
Melansir dari Health Shots, Minggu (7/1) penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia, nostalgia membuat mereka merasa awet muda.
Hal ini membuat mereka lebih optimis terhadap kesehatan. Berikut beberapa manfaat nostalgia:
1. Menimbulkan emosi yang menyenangkan
Nostalgia seringkali memunculkan perasaan positif. Ini bisa menjadi hal yang baik selama masa-masa stres karena memberikan pelarian sesaat ke kenangan dan pengalaman berharga.
2. Menginspirasi Anda
Kenang-kenangan kesuksesan masa lalu dan momen bahagia dapat menginspirasi individu. Hal ini dapat memotivasi mereka untuk mengejar tujuan baru atau upaya kreatif, kata Chandran.
3. Meningkatkan kesejahteraan
Terlibat dalam refleksi nostalgia dapat berdampak positif pada kesejahteraan Anda secara keseluruhan. Itu karena menumbuhkan rasa bahagia .
4. Mengurangi kesepian
Nostalgia berfungsi sebagai pendamping, sehingga mengurangi perasaan kesepian. Ini membantu menghubungkan kembali orang-orang dengan aspek positif dari sejarah pribadi mereka.
5. Meningkatkan makna atau tujuan hidup
Merefleksikan pengalaman masa lalu dapat menambah kedalaman dan makna dalam hidup Anda. Hal ini dapat berkontribusi pada tujuan dan makna, kata sang ahli.
6. Meningkatkan kesadaran diri
Nostalgia mendorong refleksi diri. Ini membantu individu memahami pertumbuhan dan perkembangan pribadi mereka dari waktu ke waktu.
7. Mengurangi krisis eksistensial
Dengan mendasarkan orang-orang pada ingatan yang akrab dan positif, nostalgia dapat membantu meringankan krisis eksistensial dengan menegaskan kembali nilai sejarah pribadi.
***