JawaPos.com – Kebanyakan orang mengalami gangguan kognitif ketika menginjak usia lanjut, sehingga penting untuk kita mencari cara mempertahankan kesehatan otak.
Kesehatan otak yang optimal berarti meminimalkan peradangan dan paparan racun, menjadi fleksibel secara metabolik.
Ada banyak faktor yang dapat berperan ketika kamu mengalami masalah pada otak yang tidak bisa dikendalikan seperti genetik dan usia.
Namun, masih ada cara untuk kita menjaga kesehatan otak tetap terjaga, dengan kebiasaan yang kita lakukan, seperti hindari merokok, rajin olahraga, dan menjaga asupan makanan.
Berikut ini makanan yang bisa kamu konsumsi dengan rutin untuk menjaga kesehatan otak tetap prima, terutama di usia lanjut.
1.Gorengan
Mengonsumsi ayam goreng atau kentang goreng memang nikmat, namun jika dikonsumsi jangka panjang, akan berdampak buruk pada otak.
Penelitian dalam Journal of Nutritional Science, orang yang mengonsumsi gorengan mendapat nilai buruk pada uji kognitif, memori, dan fungsi otak.
2. Karbohidrat olahan
Nasi putih, roti putih, pasta putih, makanan olahan lainnya dengan indeks glikemik tinggi tidak hanya menyebabkan gula darah, tapi juga buruk untuk kesehatan otak.
Studi di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan, makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat meningkatkan risiko depresi, terutama pada perempuan pascamenopause.
Baca Juga: Mitos atau Fakta, Makan Banyak Telur Sebabkan Bisul? Simak Penjelasannya Agar Tak Keliru
Ganti karbohidrat putih kamu dengan karbohidrat kompleks seperti roti gandum atau beras merah. Makanan tersebut mengandung serat, dan membantu memelihara bakteri usus dan mengatur peradangan.
3. Daging olahan
Penelitian pada 2020 di Neurology, mengonsumsi makanan daging olahan akan berisiko lebih tinggi terkena demensia.
Demensia lebih sering terjadi pada orang yang mengonsumsi daging olahan, seperti sosis atau daging yang diawetkan.
4. Makanan cepat saji
Tingginya kadar lemak jenuh yang ditemukan pada makanan cepat saji, serta kadar natrium yang tinggi dapat menyebabkan kabut otak.
Tekanan darah tinggi, biasanya disebabkan karena terlalu banyak makanan asin, dapat membatasi darah ke otak, hingga berdampak negatif pada fokus dan memori, menurut penelitian di Hypertension.
5. Minuman dengan pemanis buatan
Gula dalam jumlah yang cukup tinggi menyebabkan kerusakan saraf. Penelitian di Alzheimer’s & Dementia menunjukkan, orang yang rutin mengonsumsi minuman manis cenderung memiliki daya ingat yang buruk.
Kondisi ini karena volume otak yang lebih kecil dan hipokampus yang jauh lebih kecil, padahal bagian otak tersebut penting untuk proses pembelajaran dan memori.
6. Alkohol
Minuman alkohol sebenarnya menyehatkan, bisa dikonsumsi sesekali dan tidak secara berlebihan. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat merusak fungsi otak.
Dilansir dari The Healthy, lindungi otak kamu dengan membatasi konsumsi alkohol, tidak lebih dari satu gelas per hari untuk perempuan atau dua gelas per hari untuk laki-laki.
7. Camilan manis
Camilan manis seperti donat, biskuit, atau permen akan membahayakan fungsi otak, seiring berjalannya waktu.
Camilan seperti gummy bear, donat, atau biskuit tidak mengandung nutrisi karena terbuat dari gula murni. Konsumsi gula berlebih akan mengganggu memori dan meningkatkan risiko demensia.