← Beranda
Tak Bisa Jauh dari Layar Ponsel, 7 Ciri Kepribadian Ini Bisa Jadi Penyebabnya
Rabbany WanadrianiSenin, 14 September 2026 | 19.55 WIB
ilustrasi orang yang bermain handphone. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Bagi sebagian orang, handphone seolah sudah menjadi benda yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Saat makan, mengobrol, menunggu, bahkan ketika sedang berjalan, ponsel tetap berada di tangan.

Kebiasaan tersebut memang tidak selalu berarti seseorang sekadar ingin menghabiskan waktu di depan layar. Ada berbagai alasan yang membuat seseorang terus membuka ponsel, mulai dari mencari informasi hingga kebutuhan untuk tetap terhubung dengan lingkungan sosial.

Dalam beberapa kasus, kebiasaan menggunakan handphone secara berlebihan juga dapat berkaitan dengan karakter dan cara seseorang merespons lingkungan di sekitarnya.

Dilansir dari YourTango, ada sejumlah ciri kepribadian yang kerap dikaitkan dengan orang yang sulit melepaskan perhatian dari ponsel. Berikut di antaranya:

Baca Juga: 7 Ciri Kepribadian Positif yang Membuat Seseorang Dipandang Berkualitas

1. Memiliki Rasa Ingin Tahu yang Tinggi

Orang yang sering membuka ponsel biasanya memiliki dorongan kuat untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di sekitarnya.

Bagi mereka, ponsel bukan sekadar alat untuk bermain atau menghabiskan waktu. Perangkat tersebut menjadi sarana untuk mendapatkan berbagai informasi, mulai dari berita terbaru hingga hal-hal kecil yang menarik perhatian.

Ketika muncul pertanyaan atau rasa penasaran, mereka dapat langsung mencari jawabannya melalui internet.

2. Tidak Nyaman dengan Rasa Bosan

Sebagian orang merasa tidak nyaman ketika harus berada dalam kondisi tanpa aktivitas. Ketika ada waktu kosong beberapa menit saja, tangan mereka secara otomatis mencari ponsel.

Menunggu antrean, duduk sendirian, atau menghadapi aktivitas yang berjalan lambat dapat membuat mereka merasa bosan. Layar ponsel kemudian menjadi cara cepat untuk mengalihkan perhatian.

Video pendek, media sosial, gim, maupun artikel menjadi pilihan untuk mengisi jeda tersebut.

3. Menyukai Interaksi Sosial

Sering menggunakan ponsel tidak selalu berarti seseorang tidak suka bersosialisasi. Justru, bagi sebagian orang, handphone merupakan sarana utama untuk menjaga hubungan dengan orang lain.

Mereka mungkin aktif berkirim pesan, mengikuti percakapan grup, melihat unggahan teman, atau mengikuti perkembangan orang-orang yang mereka kenal.

Dengan kata lain, ponsel menjadi jembatan untuk tetap merasa terhubung meskipun tidak sedang berinteraksi secara langsung.

4. Senang Memiliki Kendali

Kebiasaan memeriksa ponsel berulang kali juga dapat muncul dari keinginan untuk mengetahui dan mengatur berbagai hal.

Mereka mungkin rutin mengecek jadwal, cuaca, berita, kalender, pengingat, hingga informasi perjalanan.

Mengetahui apa yang akan terjadi berikutnya dapat memberikan rasa lebih siap. Ponsel menjadi alat yang membantu mereka mengatur aktivitas dan mengurangi ketidakpastian dalam keseharian.

5. Cenderung Menggunakannya sebagai Pengalih Perhatian

Bagi sebagian orang, ponsel dapat menjadi tempat melarikan diri sejenak ketika sedang merasa stres, khawatir, atau tidak nyaman.

Membuka media sosial atau menonton video dapat mengalihkan pikiran dari persoalan yang sedang dihadapi.

Meski memberikan rasa lega untuk sementara, kebiasaan tersebut tetap perlu diperhatikan. Menggunakan ponsel sebagai satu-satunya cara untuk mengatasi tekanan emosional bukanlah solusi untuk setiap masalah.

6. Lebih Sensitif terhadap Lingkungan

Menariknya, orang yang mudah merasa kewalahan dengan suasana ramai atau terlalu banyak rangsangan juga bisa menjadikan ponsel sebagai semacam ruang pribadi.

Ketika berada di lingkungan yang bising, penuh orang, atau terasa terlalu intens, perhatian pada layar dapat memberikan rasa nyaman dan familiar.

Ponsel seolah menciptakan batas kecil antara diri mereka dengan lingkungan sekitar sehingga mereka merasa lebih tenang.

7. Memiliki Sisi Kreatif

Kebiasaan menggunakan ponsel sepanjang waktu juga tidak selalu berkaitan dengan aktivitas pasif. Sebagian orang justru memanfaatkannya untuk menghasilkan sesuatu.

Mereka dapat menggunakan ponsel untuk mencatat ide, mengambil foto, membuat video, menulis, mencari inspirasi, menyimpan referensi, hingga merancang berbagai proyek.

Karena itu, seseorang yang terlihat sering menatap layar belum tentu hanya menghabiskan waktu untuk hiburan. Bisa jadi, mereka sedang mengembangkan gagasan atau mengerjakan sesuatu yang kreatif.

Pada akhirnya, sering menggunakan handphone tidak otomatis menunjukkan kepribadian tertentu. Kebiasaan tersebut dapat dipengaruhi oleh pekerjaan, kebutuhan komunikasi, lingkungan, hingga pola penggunaan teknologi masing-masing individu.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho