JawaPos.com – Kesan berkelas sering kali disalahartikan sebagai sesuatu yang berhubungan dengan kekayaan. Pakaian bermerek, aksesori mahal, kendaraan mewah, hingga gaya hidup eksklusif kerap dianggap sebagai penanda seseorang berada di level sosial tertentu.
Padahal, kesan elegan tidak selalu muncul dari barang yang dikenakan atau jumlah uang yang dimiliki. Cara seseorang membawa diri, berkomunikasi, hingga memperlakukan orang lain justru dapat memberikan kesan yang jauh lebih kuat.
Dari sudut pandang psikologi, sejumlah perilaku dan kebiasaan tertentu dapat membuat seseorang terlihat lebih percaya diri, matang, serta memiliki pembawaan yang berkelas.
Dilansir dari YourTango, berikut tujuh hal yang dapat membuat seseorang tampak berkelas tanpa harus menunjukkan kekayaan secara berlebihan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Kebiasaan, Ngantuk di Sofa tapi Melek di Kasur Bisa Berkaitan dengan 7 Hal Ini
1. Percaya Diri Tanpa Merendahkan Orang Lain
Rasa percaya diri menjadi salah satu elemen penting dalam membangun kesan positif. Seseorang yang yakin terhadap dirinya sendiri biasanya tidak merasa perlu terus-menerus mencari pengakuan dari orang lain.
Menariknya, kepercayaan diri yang terlihat berkelas justru tidak disertai keinginan untuk menyombongkan diri. Mereka tidak perlu menceritakan pencapaian atau menunjukkan apa yang dimiliki hanya demi mendapatkan perhatian.
Sikap tenang dalam membawa diri sering kali justru membuat seseorang terlihat lebih meyakinkan.
2. Memilih Aksesori Secukupnya
Kesan elegan tidak selalu membutuhkan aksesori berukuran besar atau mencolok. Pemilihan detail yang sederhana dan sesuai justru dapat membuat penampilan terlihat lebih teratur.
Gaya minimalis juga dapat menunjukkan bahwa seseorang mampu memilih sesuatu berdasarkan kebutuhan dan kesesuaian, bukan sekadar mengikuti tren.
Karena itu, satu atau dua aksesori yang tepat terkadang sudah cukup untuk melengkapi penampilan tanpa membuatnya terkesan berlebihan.
3. Memiliki Bahasa Tubuh yang Tenang
Cara seseorang berdiri, berjalan, melakukan kontak mata, hingga berbicara ikut membentuk penilaian orang lain.
Bahasa tubuh yang tenang dan natural dapat memberikan kesan bahwa seseorang merasa nyaman dengan dirinya sendiri. Sebaliknya, gerakan yang terlalu gelisah atau berlebihan dapat mengurangi kesan percaya diri.
Postur tubuh yang baik, tatapan yang wajar, dan gestur yang tidak dibuat-buat menjadi kombinasi sederhana yang dapat meningkatkan pembawaan seseorang.
4. Mengutamakan Gaya yang Tak Lekang Waktu
Tren fashion terus berubah. Namun, seseorang yang ingin mempertahankan kesan elegan tidak selalu harus mengejar setiap tren terbaru.
Pilihan pakaian dengan potongan sederhana dan warna yang mudah dipadukan dapat menciptakan penampilan yang terlihat rapi dalam berbagai kesempatan.
Intinya bukan mengenakan pakaian mahal, melainkan memastikan pakaian tersebut sesuai dengan diri sendiri, bersih, dan dikenakan dengan percaya diri.
5. Menjaga Sopan Santun
Ucapan sederhana seperti "tolong", "maaf", dan "terima kasih" memiliki pengaruh besar dalam interaksi sosial.
Sikap menghargai orang lain menunjukkan bahwa seseorang mampu memahami batasan dan memperhatikan perasaan di sekitarnya. Hal-hal kecil seperti memberi kesempatan orang lain berbicara atau tidak memotong pembicaraan juga dapat memperkuat kesan positif.
Kesopanan pada akhirnya tidak membutuhkan biaya, tetapi bisa membuat seseorang terlihat jauh lebih matang.
6. Tidak Gemar Membuka Semua Hal Pribadi
Tidak semua bagian kehidupan perlu diketahui orang lain. Seseorang yang mampu menjaga batas privasi biasanya terlihat lebih dewasa dalam mengelola kehidupannya.
Kebiasaan tidak ikut menyebarkan gosip, tidak selalu mencari perhatian, dan mampu menyimpan informasi pribadi juga dapat menciptakan kesan tenang.
Bukan berarti harus menjadi pribadi tertutup, melainkan memahami kapan harus berbicara dan kapan sebaiknya menyimpan sesuatu untuk diri sendiri.
7. Memperhatikan Kebersihan dan Kerapian
Penampilan yang berkelas pada dasarnya dimulai dari kebersihan. Pakaian yang bersih, rambut tertata, kuku terawat, serta sepatu yang tidak kotor dapat memberikan kesan positif bahkan tanpa menggunakan barang bermerek.
Perawatan diri juga menunjukkan bahwa seseorang menghargai dirinya sendiri sekaligus memperhatikan situasi ketika berada di tengah orang lain.