← Beranda
Menurut Teori Psikologi Carl Jung, Orang dengan Tipe Kepribadian Ini Sering Menemukan Kesuksesan di Usia Matang
Mellyna Putri DiniarSenin, 20 Juli 2026 | 19.25 WIB
Ilustrasi seseorang yang makin sukses di usia matang / Foto: (Magnific/senivpetro)

JawaPos.com — Dalam dunia yang sering mengukur keberhasilan dari seberapa cepat seseorang mencapai karier, kekayaan, atau pencapaian tertentu, banyak orang merasa tertinggal ketika hidup mereka belum berjalan sesuai harapan. 

Mereka melihat teman sebaya sudah menemukan jalur hidupnya, sementara mereka masih mencari arah dan mempertanyakan pilihan yang diambil.

Namun, menurut psikologi Carl Jung, kondisi tersebut tidak selalu menunjukkan kegagalan. Jung meyakini bahwa ada tipe kepribadian tertentu yang memang membutuhkan waktu lebih panjang untuk memahami dirinya sendiri sebelum mencapai potensi terbaiknya.

Dilansir dari YouTube Psychology Simplified, Senin (20/7), pemikiran Carl Jung menjelaskan bahwa sebagian orang menjalani proses perkembangan diri yang lebih panjang. 

Baca Juga: Mudah Penasaran? Cek Sifat Kepribadian Anda Berdasarkan Hari Kelahiran Menurut Astrologi

Meskipun terlihat lambat pada awal kehidupan, mereka dapat menemukan kesuksesan di usia matang setelah melalui proses memahami diri yang mendalam. Berikut tipe kepribadian yang menurut psikologi Carl Jung berpotensi menemukan kesuksesan di usia matang:

1. Tipe Kepribadian yang Tidak Terburu-buru Membangun Identitas

Dalam psikologi Jung, manusia sering membentuk identitas melalui konsep yang disebut persona, yaitu gambaran diri yang ditampilkan kepada dunia luar. 

Persona membantu seseorang menyesuaikan diri dengan lingkungan, tetapi terkadang membuat seseorang menjalani kehidupan berdasarkan ekspektasi orang lain.

Bagi sebagian orang, proses membangun identitas tidak berjalan cepat. Mereka sulit menerima pilihan hanya karena dianggap aman atau populer jika pilihan tersebut tidak terasa sesuai dengan dirinya.

Akibatnya, mereka mungkin terlihat sering berubah arah, mencoba berbagai pengalaman, atau membutuhkan waktu lebih lama untuk menentukan tujuan. Namun, proses tersebut dapat menjadi bagian dari pencarian jati diri yang lebih autentik.

2. Mereka Banyak Merenung Sebelum Mengambil Keputusan

Salah satu ciri tipe kepribadian yang dibahas dalam pemikiran Jung adalah kecenderungan untuk memproses pengalaman secara mendalam. Mereka tidak hanya bertanya “apa yang harus dilakukan”, tetapi juga “mengapa saya harus melakukannya”.

Kebiasaan berpikir panjang ini sering membuat mereka terlihat lebih lambat dibanding orang lain. Ketika sebagian orang langsung bergerak mengejar peluang, mereka justru membutuhkan waktu untuk memastikan keputusan tersebut memiliki makna.

Namun, kemampuan melakukan refleksi dapat membantu mereka membuat keputusan yang lebih matang. Dalam jangka panjang, mereka tidak hanya mengejar pencapaian, tetapi membangun kehidupan yang lebih sesuai dengan dirinya.

3. Kesuksesan Tidak Selalu Datang Saat Usia Muda

Pandangan bahwa keberhasilan harus dicapai pada usia 20-an atau awal 30-an tidak selalu sesuai dengan perkembangan manusia. 

Penelitian tahun 2025 oleh Gignac mengenai berbagai kemampuan psikologis menunjukkan bahwa kemampuan seperti pengambilan keputusan, memahami situasi kompleks, dan mengelola tekanan dapat berkembang hingga usia lebih matang.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman hidup memiliki peran besar dalam membentuk kemampuan seseorang. Seseorang yang belum mencapai puncak pada usia muda masih memiliki ruang besar untuk berkembang.

Hal ini sejalan dengan pandangan Carl Jung bahwa manusia terus mengalami perkembangan psikologis sepanjang hidup. Proses menemukan diri bukan sesuatu yang selesai dalam satu fase kehidupan.

4. Punya Kesadaran Tinggi yang Membuat Mereka Sulit Mengikuti Arus

Menurut psikologi Jung, beberapa orang memiliki tingkat kesadaran terhadap dirinya (self awareness) dan lingkungan yang lebih kuat. Mereka mampu melihat perbedaan antara apa yang tampak ideal di luar dan apa yang sebenarnya mereka rasakan di dalam.

Kemampuan ini dapat menjadi kekuatan karena membuat mereka lebih kritis dalam memilih jalan hidup. Namun, hal tersebut juga membuat mereka sulit menjalani sesuatu hanya karena semua orang melakukannya.

Mereka mungkin meninggalkan pekerjaan, hubungan, atau tujuan tertentu yang terlihat sukses dari luar karena merasa ada sesuatu yang tidak sesuai. Keputusan tersebut sering disalahpahami, tetapi dapat menjadi langkah menuju kehidupan yang lebih autentik.

5. Proses Menjadi Diri Sendiri Membawa Kesuksesan di Usia Matang

Carl Jung menyebut perjalanan menemukan diri sebagai individuasi, yaitu proses seseorang memahami dan menerima seluruh aspek dirinya. Proses ini sering berlangsung perlahan dan membutuhkan pengalaman hidup.

Bagi tipe kepribadian tertentu, kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian eksternal, tetapi tentang menemukan arah yang benar-benar sesuai dengan dirinya. Karena itu, keberhasilan mereka sering muncul setelah melalui fase pencarian yang panjang.

Orang yang mengalami perjalanan ini mungkin tidak selalu menjadi yang tercepat mencapai tujuan. Namun, ketika mereka menemukan jalannya, mereka memiliki fondasi yang lebih kuat karena dibangun dari pemahaman diri.

Menurut psikologi Carl Jung, tidak semua orang berkembang dengan kecepatan yang sama. Tipe kepribadian yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan dirinya bukan berarti tertinggal, melainkan sedang menjalani proses perkembangan yang berbeda. Bagi sebagian orang, kesuksesan terbesar justru datang ketika mereka telah mencapai usia matang dan benar-benar memahami siapa dirinya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho