JawaPos.com - Kebiasaan membuka media sosial sesaat setelah bangun tidur ternyata bukan sekadar rutinitas untuk mengisi waktu.
Dalam kajian psikologi, perilaku ini dapat mencerminkan pola pikir, kebiasaan, hingga karakter tertentu yang memengaruhi cara seseorang memulai aktivitas sehari-hari.
Mulai dari keinginan untuk segera mengetahui informasi terbaru hingga kecenderungan lebih mengutamakan interaksi digital, kebiasaan tersebut diyakini berkaitan dengan sejumlah aspek kepribadian.
Mengutip Geediting, berikut tujuh ciri yang umum dimiliki oleh orang yang selalu memeriksa media sosial begitu membuka mata.
Baca Juga: 9 Ciri Kepribadian Unik Orang yang Butuh Kipas untuk Tidur Menurut Psikologi
1. Kecenderungan menunda
Menurut psikologi, kebiasaan cek media sosial setelah bangun tidur bisa menjadi indikasi kecenderungan menunda atau menghindari tugas.
Memeriksa media sosial sebelum Anda meninggalkan tempat tidur dapat dianggap menunda memulai hari dan tanggung jawab terkait.
Itu cara untuk menunda, menghabiskan beberapa menit lagi di zona nyaman sebelum menghadapi kenyataan.
2. Tingkat empati yang tinggi
Seseorang mungkin berasumsi bahwa menggulir media sosial di pagi hari merupakan tanda keasyikan dengan diri sendiri.
Namun, psikologi menemukan bahwa hal itu sebenarnya bisa menjadi tanda tingginya tingkat empati.
Mereka ingin tetap terhubung dan mendapat informasi, serta peduli terhadap kesejahteraan orang lain.
3. Lebih rentan terhadap kecemasan
Memulai hari dengan banjir informasi, berita terkini, dan kejadian sosial dapat menentukan suasana hati hari itu.
Bila Anda menyerap begitu banyak informasi sekaligus, terutama setelah bangun tidur, hal tersebut dapat menimbulkan perasaan kewalahan.
4. Kebutuhan akan validasi
Beberapa orang mendambakan pengakuan dan validasi sampai batas tertentu.
Bagi mereka yang memeriksa media sosial pertama kali di pagi hari, kebutuhan ini mungkin sedikit lebih terasa.
Melihat seseorang menyukai atau mengomentari unggahan Anda bisa memberi sedikit dorongan, suatu pengakuan bahwa Anda penting.
5. Takut ketinggalan
Di era pembaruan instan, mengecek media sosial sebagai hal pertama di pagi hari mungkin disebabkan oleh rasa takut ketinggalan atau FOMO.
Baik itu berita yang sedang tren, meme viral, atau pengumuman besar dari seseorang, tetap mengikuti perkembangan adalah hal penting bagi beberapa orang.
6. Keinginan untuk struktur
Bagi sebagian orang, mengecek media sosial pertama kali di pagi hari bukan soal konten, tetapi lebih soal rutinitas.
Ini adalah tindakan yang lazim dilakukan untuk membantu mereka bangun dan bersiap menghadapi hari, seperti minum secangkir kopi atau jogging pagi.
Struktur dan rutinitas dapat memberikan rasa nyaman, memberikan rasa kendali dalam dunia yang sering terasa kacau.
7. Potensi ketergantungan
Meskipun mudah untuk menganggap kebiasaan mengecek media sosial pertama kali di pagi hari sebagai hal yang tidak berbahaya, ada baiknya mempertimbangkan potensi ketergantungannya.
Platform media sosial dirancang untuk membuat ketagihan dan Anda dapat terjebak dalam siklus menggulir secara terus-menerus.