← Beranda
7 Ciri Kepribadian yang Dimiliki oleh Orang yang Tak Suka Pakai Baju Warna Cerah, Apa Saja?
Rabbany Wanadriani• Sabtu, 16 Mei 2026 | 03.28 WIB
lustrasi orang yang memilih pakaian warna gelap. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Ada kaitan yang cukup menarik antara pilihan pakaian dengan karakter seseorang.

Contohnya dari segi warna. Ada orang yang lebih percaya diri memakai warna-warna terang dan mencolok, sedangkan sebagian lainnya justru merasa nyaman dengan warna gelap atau bernuansa lembut.

Melansir Geediting, berikut tujuh karakter yang umumnya dimiliki oleh orang-orang yang cenderung menghindari pakaian berwarna cerah.

Baca Juga: Orang yang Mendengarkan Lagu yang Sama Berulang-ulang Sampai Bosan, Biasanya Menunjukkan 8 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi

1. Sifat introvert

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa individu introvert sering menghindari warna-warna cerah dan mencolok?

Ini bukan kebetulan. Kaum introvert, yang lebih fokus ke dalam diri dan mendapatkan energi dari kesendirian biasanya lebih suka membaur daripada menonjol.

Warna-warna cerah sering dikaitkan dengan karakteristik ekstrovert, seperti ceria, supel, dan menarik perhatian. Namun, introvert cenderung menghindarinya dan memilih warna netral atau gelap.

2. Stabilitas dan keandalan

Psikologi warna menunjukkan bahwa orang yang menyukai warna gelap atau netral sering dianggap lebih stabil dan dapat diandalkan.

Warna gelap seperti hitam, biru tua, atau abu-abu diasosiasikan dengan keseriusan dan profesionalisme.

Menariknya, dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa orang yang mengenakan pakaian hitam dianggap lebih cerdas, percaya diri, dan menarik.

3. Kepekaan terhadap rangsangan

Orang yang menghindari mengenakan warna cerah mungkin lebih sensitif terhadap rangsangan sensorik.

Warna-warna cerah memang merangsang, menarik perhatian, membangkitkan emosi, dan bahkan dapat meningkatkan detak jantung.

Bagi sebagian orang, hal ini menyenangkan dan memberi energi. Namun, bagi yang lain bisa terasa berlebihan.

4. Kedalaman dan introspeksi

Orang yang menghindari warna-warna cerah di lemari pakaiannya sering kali memiliki kedalaman karakter yang melampaui permukaan.

Mereka adalah individu yang menikmati percakapan mendalam, introspeksi, dan koneksi yang bermakna.

5. Kenyamanan di atas tren

Mereka yang menghindari warna-warna cerah sering kali mengutamakan kenyamanan dan keaslian daripada mengikuti tren terkini.

Selain itu, mereka mengenakan apa yang membuat dirinya merasa nyaman, bukan hanya yang terlihat bagus. Sifat ini menunjukkan kepercayaan diri.

6. Kepraktisan

Orang yang selalu menghindari warna-warna cerah sering kali cenderung lebih praktis.

Warna-warna cerah membutuhkan perawatan yang tinggi sebab mudah terkena noda dan kotoran.

Di sisi lain, warna yang gelap lebih mudah dirawat dan dipadupadankan.

7. Mandiri

Orang-orang yang menghindari warna-warna cerah sering kali menunjukkan rasa kemandirian yang kuat.

Mereka tidak merasa perlu mengikuti norma atau tren masyarakat. Kemudian memilih pakaian berdasarkan preferensi dan kenyamanan diri sendiri.

Ini adalah bukti nyata dari pemikiran independen dan sifat percaya diri mereka.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho