JawaPos.com - Pernah terbangun dengan sensasi petualangan luar biasa di alam bawah sadar, namun ingatan itu menguap dalam hitungan detik? Banyak yang mengaitkannya dengan hal spiritual, padahal jawabannya tersimpan rapi dalam sains.
Mimpi sebenarnya dialami setiap orang (dan hampir semua hewan) setiap malam. Kemampuan Anda mengingat detail mimpi atau justru melupakannya sangat bergantung pada kondisi biologis serta bagaimana cara Anda terbangun.
Baca Juga: Bukan Cuma Sayang, Ini 6 Manfaat Tidur Bareng Anjing yang Terbukti Secara Ilmiah!
Rahasia Fase REM dan Perbedaan Gender
Mimpi paling emosional dan jelas biasanya terjadi selama fase Rapid Eye Movement (REM), sekitar 90 menit setelah Anda terlelap. Pada fase ini, detak jantung meningkat dan aktivitas otak menyerupai kondisi terjaga.
Namun, kemampuan mengingatnya tidak merata pada setiap orang. Berdasarkan studi tahun 2012, pria lebih cenderung melupakan mimpi mereka dibandingkan wanita. Hal ini mengindikasikan adanya perbedaan cara kerja otak dalam memproses memori antargender. Selain itu, seiring bertambahnya usia, fungsi kognitif yang menurun membuat kita semakin sulit menangkap pesan dari alam bawah sadar.
Baca Juga: Terjebak dalam Lucid Dreaming? Jangan Panik, Ini Cara Ampuh Mengatasinya!
Mengapa Ingatan Mimpi Mudah Hilang?
Secara teknis, mimpi tersimpan sebagai memori jangka pendek. Jika Anda terbangun secara mendadak karena alarm atau gangguan suara, memori tersebut gagal berpindah ke penyimpanan jangka panjang.
Proses "penghapusan" ini terjadi karena perubahan drastis kimia otak, yakni asetilkolin dan norepinefrin, saat Anda transisi dari tidur ke sadar. Selain itu, faktor eksternal seperti cahaya lampu kamar atau kebisingan lingkungan memaksa otak langsung fokus pada realitas, sehingga memori mimpi terputus.
Penelitian lain pada tahun 2018 menyimpulkan bahwa peningkatan aliran darah di materi putih dan abu-abu otak meningkatkan kemampuan seseorang untuk mengingat pengalaman mimpi mereka. Jadi, semakin "aktif" area tertentu di otak Anda saat tidur, semakin besar peluang Anda mengingat mimpi tersebut.
Baca Juga: Sering Lupa Taruh Kunci? Psikologi Ungkap Orang Pelupa Sebenarnya Adalah Jenius
Tips Jitu Meningkatkan Ingatan Mimpi
Jika Anda ingin mengingat lebih banyak mimpi, mulailah dengan melatih fokus otak. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda coba:
- Jangan Langsung Beranjak: Saat bangun, diamlah selama satu menit. Jangan langsung meraih ponsel atau bergerak. Renungkan apa yang baru saja Anda alami.
- Siapkan Catatan: Letakkan buku catatan di samping tempat tidur. Segera tulis detail mimpi yang masih tersisa sebelum menguap.
- Niat Sebelum Tidur: Fokuskan niat untuk mengingat mimpi saat hendak tidur. Ini adalah langkah awal melatih otak agar lebih peka terhadap fragmen visual di malam hari.
- Waspada Gangguan Tidur: Sering mengingat mimpi secara sangat detail justru bisa menjadi sinyal bahwa tidur Anda terfragmentasi atau tidak berkualitas, misalnya akibat sleep apnea.
Mimpi adalah alat luar biasa untuk memproses emosi dan informasi. Dengan memahami cara kerja otak dan menjaga kualitas tidur, Anda bisa menjadikan dunia mimpi sebagai sumber inspirasi serta sarana pemahaman diri yang mendalam.