JawaPos.com – Bau badan sering dikaitkan dengan kurangnya kebersihan diri, dan sering membuat kurangnya kepercayaan diri.
Banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari justru memperparah aroma tubuh, bahkan pada orang yang rutin mandi sekalipun.
Beberapa kesalahan dalam menjaga kebersihan dapat membuat bau badan semakin kuat karena memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau.
Baca Juga: Cara Mengidentifikasi Pikun di Usia Tua: 5 Kebiasaan yang Disarankan Ahli Neurologi
Secara ilmiah, bau badan muncul bukan dari keringat itu sendiri, melainkan dari interaksi antara keringat dan bakteri di kulit yang menghasilkan senyawa berbau.
Melansir dari laman Yourtango pada Jumat (10/04), menyebutkan ada 11 kebiasaan yang menyebabkan bau badan semakin parah.
Berikut 11 kebiasaan yang sering tidak disadari bisa membuat bau badan makin menyengat:
1. Jarang mengganti pakaian
Pakaian yang sudah terkena keringat menjadi tempat berkembangnya bakteri, dan jika dipakai ulang tanpa dicuci, bau akan semakin kuat.
2. Tidak mengeringkan tubuh dengan benar setelah mandi
Kulit yang lembab memudahkan bakteri berkembang, terutama di area lipatan seperti ketiak dan selangkangan.
3. Menggunakan pakaian terlalu ketat
Bahan yang tidak menyerap keringat serta ketat akan membuat tubuh lebih lembab dan meningkatkan bau.
4. Tidak membersihkan area tersembunyi
Area seperti belakang telinga, sela jari kaki, dan lipatan kulit sering terlewat, padahal menjadi tempat bakteri menumpuk.
5. Menggunakan handuk yang jarang dicuci
Handuk lembab bisa menjadi sarang bakteri dan jamur yang menyebabkan bau tidak sedap saat digunakan.
6. Tidak mencukur atau merawat rambut ketiak
Rambut ketiak dapat menahan keringat dan bakteri, sebaliknya jika sering mencukurnya akan menyebabkan atau memperparah bau badan.
7. Pola makan tertentu
Makanan seperti bawang putih, bawang merah, dan makanan tinggi belerang dapat mempengaruhi aroma tubuh melalui keringat.
8. Terlalu sering stress
Stres memicu produksi keringat dari kelenjar apokrin yang lebih mudah menimbulkan bau karena kandungan proteinnya tinggi.
9. Tidak menggunakan deodorant atau antiperspirant dengan tepat
Produk ini berfungsi mengontrol bakteri dan keringat. Tanpa digunakan, bau badan bisa lebih mudah muncul.
10. Kurangnya menjaga kebersihan sepatu dan kaki
Kaki yang lembab dan sepatu yang jarang dibersihkan dapat menghasilkan bau yang kuat akibat bakteri dan jamur.
11. Jarang mencuci sprei dan sarung bantal
Keringat dan bakteri yang menempel di tempat tidur bisa kembali ke kulit dan memicu bau.
Menurut penelitian dalam jurnal Microbiota and Malodor, bau tidak sedap berasal dari senyawa yang dihasilkan oleh mikroorganisme di tubuh, yang dipengaruhi oleh kebersihan, pola makan, hingga kondisi kesehatan seseorang.
Selain itu, faktor seperti hormon, stres, hingga kondisi medis tertentu juga dapat memperparah bau badan, meskipun seseorang sudah menjaga kebersihan diri dengan baik.
Untuk mencegah bau badan, para ahli menyarankan menjaga kebersihan tubuh secara menyeluruh, rutin mengganti pakaian, memilih bahan pakaian yang menyerap keringat, serta memperhatikan pola makan dan gaya hidup.
Bau badan bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga tentang kebiasaan. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan kecil di atas, Anda bisa menjaga tubuh tetap segar dan percaya diri sepanjang hari.