← Beranda
8 Kebiasaan Ini Sering Dilakukan oleh Orang yang Tidak Suka Melihat Orang Lain sukses, Apa Saja?
Setyo Adi Nugroho• Kamis, 26 Maret 2026 | 02.22 WIB
Ilustrasi- Orang yang risih melihat kesuksesan orang lain (drobotdean-freepik)

JawaPos.com - Melihat orang lain sukses seharusnya bisa menjadi inspirasi dan motivasi untuk terus berkembang. Namun, tidak semua orang memiliki pola pikir yang sehat dalam menyikapi keberhasilan orang lain.

Ada sebagian orang yang justru merasa risih, iri, dan tidak tahan melihat orang lain mencapai kesuksesan. Mereka cenderung menunjukkan sikap negatif, mulai dari meremehkan pencapaian orang lain hingga merasa puas ketika orang lain mengalami kegagalan.

Kebiasaan ini sering kali muncul karena rasa tidak aman dan ketidakmampuan mereka untuk mengelola emosi dengan baik.

Lalu, seperti apa tanda-tanda seseorang yang sulit menerima kesuksesan orang lain? Melansir Geediting, berikut adalah beberapa kebiasaan yang sering dimiliki oleh mereka.

Baca Juga: 8 Kebiasaan Ini Membuat Otak Jadi Tajam di Usia 70-an, Penasaran?

1. Selalu Meremehkan Kesuksesan Orang Lain

Mereka cenderung menganggap bahwa pencapaian orang lain bukanlah sesuatu yang luar biasa.

Mereka akan berkata bahwa kesuksesan tersebut hanya karena faktor keberuntungan, koneksi, atau hal-hal lain yang dianggap tidak mencerminkan usaha nyata.

2. Selalu Mencari Kekurangan dalam Pencapaian Orang Lain

Alih-alih mengapresiasi keberhasilan orang lain, mereka lebih fokus mencari kesalahan atau kekurangan di balik pencapaian tersebut.

Misalnya, mereka akan mengatakan bahwa seseorang sukses hanya karena memiliki dukungan finansial dari keluarga atau karena situasi yang menguntungkan, bukan karena kerja kerasnya sendiri.

3. Sering Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Orang dengan kebiasaan ini sulit merasa puas dengan diri sendiri dan sering kali membandingkan kehidupannya dengan orang lain.

Perbandingan ini biasanya bersifat negatif, di mana mereka merasa tertinggal dan tidak bisa menerima kenyataan bahwa orang lain bisa lebih sukses.

4. Merasa Senang Ketika Orang Lain Gagal

Alih-alih merasa simpati, mereka justru merasa puas ketika melihat orang lain mengalami kegagalan. Hal ini terjadi karena kegagalan orang lain membuat mereka merasa lebih baik dan lebih unggul, meskipun tanpa usaha yang nyata.

5. Sulit Memberikan Pujian yang Tulus

Mereka jarang memberikan apresiasi atau pujian yang tulus terhadap kesuksesan orang lain. Jika pun mereka memuji, biasanya ada nada sinis atau tambahan komentar yang mengurangi nilai pencapaian tersebut.

6. Menganggap Kesuksesan Orang Lain Tidak Pantas Didapatkan

Orang yang risih melihat kesuksesan orang lain sering kali merasa bahwa keberhasilan tersebut tidak pantas dimiliki oleh orang tersebut.

Mereka mungkin menganggap bahwa hanya orang dengan kriteria tertentu yang berhak sukses, sementara orang lain tidak layak mendapatkannya.

7. Selalu Berusaha Menjadikan Diri Pusat Perhatian

Mereka ingin menjadi satu-satunya yang mendapat sorotan dan sulit menerima ketika orang lain lebih dihargai atau lebih sukses.

Dalam situasi di mana orang lain mendapatkan pengakuan, mereka akan mencari cara untuk mengalihkan perhatian kembali kepada diri mereka sendiri.

8. Menganggap Kesuksesan Orang Lain Mengurangi Peluang Mereka

Mereka memiliki pola pikir bahwa dunia ini adalah kompetisi yang ketat, di mana kesuksesan orang lain berarti peluang mereka untuk berhasil semakin kecil.

Padahal, kenyataannya kesuksesan orang lain tidak mengurangi kesempatan bagi orang lain untuk berkembang dan mencapai tujuan mereka sendiri.

Jika Anda mengenali tanda-tanda ini pada seseorang di sekitar Anda, ada baiknya untuk menjaga jarak dan tidak terpengaruh oleh energi negatif yang mereka sebarkan.

Sebaliknya, membangun pola pikir yang lebih positif dengan menghargai kesuksesan orang lain bisa membantu Anda berkembang lebih jauh tanpa perlu merasa iri atau terancam.

 
 
EDITOR: Setyo Adi Nugroho