← Beranda
7 Kebiasaan Ini Dimiliki oleh Orang yang Sulit Membuang Barang yang Tak Lagi Terpakai, Apa Saja Itu?
Setyo Adi Nugroho• Selasa, 24 Maret 2026 | 21.25 WIB
Ilustrasi seseorang yang masih menyimpan barang-barang di garasi. (Freepik/odua)

JawaPos.com - Pernah merasa kesulitan membuang barang-barang yang sebenarnya sudah tak terpakai lagi?

Tenang, Anda tidak sendirian. Menurut psikologi, kebiasaan ini ternyata memiliki kaitan erat dengan beberapa sifat kepribadian yang umum ditemui.

Bukan sekadar soal kebiasaan menimbun, perilaku ini seringkali mencerminkan cara seseorang dalam memandang dan berinteraksi dengan dunia sekitarnya.

Untuk itu, dilansir dari Geediting, simak tujuh penjelasan psikologis dari kebiasaan orang yang sulit membuang barang yang tak lagi terpakai. 

Baca Juga: Orang yang Tetap Terbuka terhadap Perubahan Setelah Usia 60 Tahun Biasanya Memiliki 7 Kebiasaan Ini Menurut Psikologi

  1. Terikat emosional dengan barang

Setiap barang, meski sepele, memiliki nilai emosional secara pribadi. Seperti kartu ucapan lama, mainan masa kecil atau bahkan secarik kertas catatan yang mampu memicu emosi. Membuang barang yang tak terpakai ini rasanya melepaskan sebagian dari diri mereka. 

  1. Merasa ada potensi

Barang yang rusak dan tak terpakai dianggap memiliki potensi untuk diperbaiki atau digunakan kembali di masa depan. 

Mereka yang sulit membuang barang yang tak terpakai selalu memiliki keyakinan yang kuat bahwa suatu saat nanti barang tersebut akan berguna. 

  1. Mencari rasa kontrol

Di tengah ketidakpastian hidup, barang yang mampu memberikan rasa aman dan kontrol akan selalu disimpan meski tak lagi terpakai. 

Masalahnya ini hanya memberikan ilusi bagi seseorang yang memiliki keterikatan emosional dengan barang yang tak lagi terpakai. 

  1. Suka menunda-nunda

Tugas membereskan barang-barang terasa sangat berat dan melelahkan secara emosional. 

Akibatnya, mereka cenderung menunda-nunda, menicptakan siklus penumpukan barang yang tak berkesudahan. 

  1. Takut menyesal

Ada ketakutan mendalam bahwa barang yang dibuang akan dibutuhkan di kemudian hari. Rasa menyesal karena membuang barang tersebut sangat dihindari. 

  1. Terlalu nyaman

Barang-barang lama memberikan rasa nyaman dan aman karena mampu mengingatkan pada masa lalu. 

Mereka merasa terhubung dengan kenangan dan pengalaman yang tersimpan pada sebuah barang tersebut. 

  1. Selalu bersiap

Menyimpan barang dengan alasan untuk jaga-jaga adlah bentuk persiapan dalam menghadapi segala kemungkinan. 

Mereka merasa lebih tenang dan siap menghadapi tantangan hidup dengan memiliki barang-barang tersebut. 

Bagaimana mengatasinya?

  • Kenali sifat diri sendiri

  • Mulai menerima diri seutuhnya

  • Setelah itu ambil langkah kecil untuk membereskan barang tak terpakai secara bertahap

Tetap ingat, bahwa melepaskan barang bukan berarti melupakan kenangan yang melekat padanya. 

Ini berkaitan dengan penciptaan ruang baru untuk kenangan baru di masa depan. Bersabarlah dan rayakan setiap kenangan yang hadir dalam hidup Anda!

EDITOR: Setyo Adi Nugroho