JawaPos.com - Pernahkah anda mendapati diri anda dalam sebuah percakapan di mana anda tidak dapat menyela sepatah kata pun? Anda tidak sendirian.
Cara menghadapi orang yang suka memotong pembicaraan memang tidak selalu mudah. Beberapa orang mungkin tidak sadar bahwa kebiasaan mereka mengganggu, sementara yang lain hanya ingin mendominasi percakapan.
Dalam situasi seperti ini, tetap tenang dan menggunakan strategi yang tepat adalah kunci utama. Dilansir dari Hack Spirit pada Rabu (19/3) berikut ini tujuh cara agar anda bisa tetap tenang dan tidak kehilangan kendali dalam interaksi sosial ketika berhadapan dengan orang yang menyela obrolan.
Baca Juga: 4 Tempat Kuliner di Malang yang Rasanya Enak dan Tak Pernah Sepi Pembeli, Penasaran?
1. Bersikap Tenang dan Tidak Terpancing Emosi
Langkah pertama dalam cara menghadapi orang yang suka memotong pembicaraan adalah mengendalikan emosi anda. Ketika seseorang menyela, wajar jika merasa kesal, tetapi bereaksi dengan kemarahan hanya akan memperburuk keadaan.
Dalam dunia psikologi, orang cenderung merespons negatif jika merasa diserang. Sebaliknya, tetaplah tenang dan fokus pada poin yang ingin anda sampaikan.
2. Ingatkan Mereka Bahwa Akan Ada Saatnya Mereka Bisa Berkomentar
Kadang-kadang, orang yang menyela obrolan hanya terlalu bersemangat untuk berbicara. Dalam situasi ini, anda bisa secara halus mengingatkan mereka bahwa mereka akan mendapat giliran untuk berbicara.
Baca Juga: Uang Kaget Membuka Peluang Finansial! 5 Zodiak Ini Paling Aji Mumpung pada Minggu 22 Maret 2026
Katakan sesuatu seperti, “Sebentar, saya belum selesai. Saya ingin mendengar pendapat anda setelah ini.” Dengan cara ini, anda tetap sopan tanpa kehilangan kendali dalam interaksi sosial.
3. Teruslah Berbicara Seolah-Olah Anda Tidak Mendengar Interupsi
Salah satu trik psikologi yang efektif dalam cara menghadapi orang yang suka memotong pembicaraan adalah tetap berbicara seakan-akan mereka tidak menyela. Ini menunjukkan bahwa anda tidak akan membiarkan mereka mendominasi percakapan.
Biasanya, jika anda tetap berbicara tanpa memberi mereka kesempatan untuk menguasai pembicaraan, mereka akan menyadari bahwa menyela bukanlah strategi yang efektif.
4. Minta Mereka Menunggu Hingga Anda Selesai Bicara
Jika orang yang menyela obrolan melakukannya berulang kali, tidak ada salahnya untuk bersikap lebih tegas. Katakan dengan tenang, “Tolong tunggu sebentar sampai saya selesai berbicara.”
Dalam interaksi sosial, kejelasan sangat penting. Menegaskan batasan dengan sopan akan membuat mereka berpikir ulang sebelum menyela lagi.
5. Tanyakan Kenapa Mereka Memotong Pembicaraan
Pendekatan langsung terkadang bisa sangat efektif. Dalam dunia psikologi, konfrontasi yang dilakukan dengan cara yang sopan bisa membuat seseorang lebih sadar akan tindakannya.
Jika seseorang terus-menerus menyela, tanyakan, “Apakah ada alasan mengapa anda sering memotong pembicaraan?” Pertanyaan ini bisa membuat mereka berpikir ulang dan menyadari bahwa perilaku mereka tidak sopan.
6. Gunakan Kekuatan Diam
Diam merupakan alat yang ampuh dalam komunikasi. Bahkan, penelitian dalam bidang psikologi menunjukkan bahwa menggunakan diam secara strategis dapat meningkatkan dinamika percakapan. Misalnya, jika seseorang menyela anda, berhentilah berbicara dan tetap diam.
Interupsi yang tak terduga dalam percakapan ini dapat menarik perhatian mereka dan membuat mereka sadar bahwa mereka telah menyela. Ini seperti menunjukkan perilaku mereka sebagai cermin. Teknik ini sering kali membuat orang yang menyela obrolan merasa bersalah dan meminta anda melanjutkan.
7. Gunakan Bahasa Tubuh untuk Keuntungan Anda
Bahasa tubuh bisa menjadi alat komunikasi yang kuat dalam cara menghadapi orang yang suka memotong pembicaraan. Jika anda merasa sulit untuk berbicara karena terus disela, cobalah menggunakan bahasa tubuh untuk mengirimkan pesan halus.
Misalnya, saat anda berbicara, condongkan tubuh ke depan, pertahankan kontak mata, dan gunakan gerakan tangan untuk menekankan poin anda. Jika mereka mencoba menyela, angkat tangan perlahan seolah berkata, “Tunggu sebentar, saya belum selesai.”
Pada akhirnya, menghadapi orang yang menyela obrolan memang bisa menguji kesabaran, tetapi bukan berarti anda harus menyerah dalam percakapan. Dengan menerapkan strategi yang tepat, anda bisa tetap tenang dan mempertahankan kendali dalam interaksi sosial.