← Beranda
Suka Makan Terlalu Banyak? Inilah 4 Tipe Kepribadian Orang yang Mungkin Makan Berlebih
Rofia Ismania SartiSelasa, 30 Desember 2025 | 03.47 WIB
4 Tipe Kepribadian Orang yang Mungkin Makan Berlebih (Freepik)

JawaPos.com- Masing-masing dari kita mungkin punya kebiasaan yang buruk. Terutama soal makanan.

Makan bisa menjadi kebiasaan yang buruk jika terlalu banyak, namun sebaliknya akan menjadi baik jika cukup.

Perlu diketahui, terlalu banyak makan bisa berbahaya bagi kesehatan, dan para pakar psikolog telah menemukan bahwa ada empat tipe orang yang lebih cenderung makan berlebihan.

Menurut sebuah studi Swiss, ciri kepribadian tertentu memengaruhi apakah kamu lebih mudah tergoda oleh makanan lezat, seperti pizza dan coklat atau makanan junk food lainnya. 

Baca Juga: Mie Kuah Susu Tanpa Susu, Hangat Gurih Creamy Tanpa Ribet di Musim Hujan

Menurut Your Tango jika kamu makan terlalu banyak biasanya kamu berada di salah satu tipe kepribadian ini, simak berikut: 

  1. Orang Sensitif

Penelitian menemukan bahwa makan karena emosi merupakan sesuatu yang lebih mungkin dilakukan oleh orang-orang yang sensitif. Mereka cenderung melampiaskan emosinya melalui makanan. 

  1. Ekstrovert

Mungkin kamu mengira bahwa orang introvert lah yang suka makan banyak. Namun dalam penelitian mengungkapkan sebaliknya. Yakni orang ekstrovert cenderung paling suka makan berlebih.

Baca Juga: 6 Shio Diprediksi Wujudkan Keinginannya Mulai 30 Desember hingga Awal 2026: Dari Karir hingga Keuangan

Mengapa demikian? Hal ini dipicu karena tipenya yang ekstrovert, dia sering makan di luar sehingga porsinya lebih besar. 

  1. Neurotik

Penelitian yang sama menemukan bahwa orang yang neurotik juga rentan terhadap makan berlebihan karena ketidakstabilan emosional mereka. 

Mereka juga lebih cenderung mengonsumsi makanan manis dan gurih. Ini sebagai wadah untuk emosi sensitifnya seperti marah, cemas, hingga sedih.

  1. Tipe suka menyenangkan orang lain

Penelitian lain menemukan bahwa mereka yang suka menyenangkan orang lain cenderung lebih sering makan bersama orang lain, agar orang lain merasa nyaman. 

Ini bisa jadi kontradiktif, sebab membuat orang lain merasa nyaman sementara kamu sendiri mulai merasa tidak nyaman karena makan berlebihan.

EDITOR: Hanny Suwindari