← Beranda
Catat, Inilah 10 Hal yang Membuat Anda Diremehkan Ketika Mempostingnya di Media Sosial
Wahyu Eka PutraMinggu, 26 Oktober 2025 | 00.22 WIB
Ilustrasi hal yang membuat Anda diremehkan ketika posting di media sosial. Freepik

JawaPos.com - Banyak hal yang tersebar di media sosial, banyak hal yang tersedia tanpa Anda mencarinya bersusah payah.

Bagaimana tidak? Internet mempermudah semua orang untuk saling terkoneksi satu sama lainnya, berbagi kabar, hingga update kehidupan.

Dilansir dari Geediting inilah hal yang membuat Anda diremehkan ketika terlalu memposting hal ini di media sosial. Simak penjelasannya!

1. Menceritakan Orang Lain

Kita semua perlu melepaskan hal-hal dari dada kita. Masalahnya dimulai ketika kita memposting cerita tentang orang tertentu tanpa nama.

Teman-teman mulai bermain dengan pikirannya. Rekan kerja bertanya-tanya apakah itu mereka. Orang yang kamu maksud tahu siapa yang dibicarakan.

Anda akhirnya terlihat seperti seseorang yang lebih menyukai kinerja daripada percakapan yang tepat.

2. Membagikan Kehidupan yang Detail

Foto dengan logo sekolah, nama jalan, rutinitas harian, pembaruan medis, atau momen waktu mandi tampaknya tidak berbahaya. Mereka tidak.

Anda tidak dapat mengontrol ke mana gambar-gambar itu bergerak atau bagaimana mereka ditafsirkan nanti.

3. Postingan Kegagalan, Emosional

Cerita larut malam setelah dua gelas memiliki jenis kepercayaan diri khusus.

Orang-orang sering memaafkan satu kali, tetapi pola posting yang ceroboh menjadi merek Anda.

Berhenti sejenak sebelum memposting, mendengarkan apa yang ingin dikatakan perasaan itu, dan kemudian memutuskan apakah internet perlu mendengarnya sama sekali.

4. DM Pribadi

Ada kekuatan menggoda dalam penerimaan. Tangkapan layar DM atau obrolan dapat terasa seperti keadilan. Mereka juga memberi tahu orang-orang bahwa Anda mungkin melakukan hal yang sama kepada mereka.

Bahkan ketika nama-nama kabur, itu menandakan penilaian yang buruk tentang kerahasiaan.

5. Topik yang Tidak Ditelaah

Kita semua skim. Internet bergerak cepat. Reputasi Anda meningkat ketika Anda bergerak lebih lambat.

Memposting ulang artikel dengan keterangan hangat dan tidak membaca adalah cara cepat untuk menyebarkan kesalahan. 

Hal itu juga memberi tahu orang-orang yang bijaksana bahwa Anda tidak menghargai hal yang bersifat damai. 

Jika Anda masih ingin mempertimbangkan, tambahkan nilai atau ajukan pertanyaan yang tulus. Anda akan menonjol karena alasan yang tepat.

6. Menceritakan Pencaian

Rayakan kemenangan tanpa merendahkan diri, dan jangan membuat teman-teman Anda bekerja untuk hak istimewa memuji Anda.

Belajarlah untuk untuk memposting lebih banyak dari keingintahuan dibanding dengan hasil dari kinerja.

Sebab ketika Anda merasakan tarikan untuk mengkurasi gambar yang sempurna, Anda mengingat wawasannya dan memilih pembaruan manusia yang sederhana.

7. Berkelahi di Komentar

Banyak orang berpikir bisa mengubah orang asing dengan berdebat di bawah postingan viral tanpa memikirkan apapun.

Komentar perang mungkin terasa benar. Mereka jarang membujuk. Apa yang mereka lakukan adalah menghubungkan nama Anda dengan konflik, sarkasme, dan kaos.

Seringkali respons terbaik adalah berbagi sumber daya, menyatakan pandangan, dan menjauh. Energi adalah sumber daya yang terbatas.

8. Menjiplak Konten

Tangkapan layar resep, grafik dengan tips, atau paragraf dari penulis yang Anda sukai. Mudah untuk diposting, mudah untuk melupakan kredit. Plagiarisme bukan hanya masalah hukum. Ini adalah masalah karakter.

Orang-orang yang menciptakan pemberitahuan untuk hidup siapa yang menghargai dan siapa yang tidak.

9. Marah Hal Kecil Tentang Layanan Kafe

Pengirimannya terlambat, kopinya dingin. Mengubah momen itu menjadi konten bisa terasa menyenangkan.

Menamai dan mempermalukan seseorang yang berpenghasilan per jam juga dapat melukiskan Anda sebagai berhak.

Semua orang membuat kesalahan di tempat kerja. Internet tidak menunjukkan konteks seperti hal tersebut.

10. Rasa Syukur Atas Drama Pribadi

Suamiku akhirnya membantu mencuci piring hari ini. Sangat bangga. Kedengarannya manis. Itu juga memberi tahu dunia bahwa kamu membencinya.

Jika hubungan Anda membutuhkan perubahan, bicaralah secara offline. Jika Anda ingin merayakan pasangan atau teman Anda, lakukanlah tanpa humor menyebalkan. Anda bisa menjadi lucu tanpa membuat seseorang menjadi menarik.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho