← Beranda
Tumbuh Kembang Kelas Menengah ke Bawah Ditandai 8 Kebiasaan Belanja Orang Tua Ini
Aunur RahmanKamis, 9 Oktober 2025 | 21.00 WIB
Ilustrasi seseorang sedang belanja di supermarket, mencerminkan kebiasaan belanja keluarga hemat./Freepik

JawaPos.com - Setiap orang tumbuh dengan kebiasaan belanja yang unik. Kebiasaan ini sering mencerminkan status sosial ekonomi keluarga secara tidak langsung. Memahami latar belakang orang tua dapat mengungkap banyak hal tentang masa kecil.

Seringkali, lokasi berbelanja tertentu menjadi petunjuk kuat mengenai di mana posisi keluarga berada. Melansir dari Geediting.com Kamis (9/10), delapan lokasi belanja ini terkait erat dengan latar belakang kelas menengah ke bawah. Mempelajari hal ini dapat membawa kita pada refleksi masa lalu.

Berikut adalah delapan tempat belanja yang mengindikasikan tumbuh kembang kelas menengah ke bawah:

  1. Toko Kelontong Diskon

    Berbelanja di toko grosir diskon menjadi hal yang alami karena setiap rupiah sangat penting. Orang tua tahu cara meregangkan anggaran, yaitu dengan mencari harga paling rendah. Toko diskon seperti Aldi sangat membantu keluarga dengan anggaran terbatas.

  2. Toko Barang Bekas atau Amal

    Toko barang bekas atau toko amal merupakan ladang emas bagi keluarga yang harus berhemat. Mulai dari pakaian hingga perabotan rumah, hampir semua kebutuhan dapat ditemukan di sana. Kebiasaan ini mengajarkan pelajaran penting tentang menghargai barang.

  3. Toko Serba Satu Dolar

    Toko serba satu dolar memegang tempat khusus dalam kebiasaan belanja kelas menengah ke bawah. Daya tarik utamanya bukan hanya harga murah, tetapi juga kenyamanan lokasi. Toko ini penting bagi keluarga yang perlu memaksimalkan setiap sen yang dimiliki.

  4. Pasar Loak Akhir Pekan

    Pergi ke pasar loak pada akhir pekan merupakan cara hidup bagi banyak keluarga kelas menengah ke bawah. Pasar ini menawarkan berbagai barang bekas, produk segar, hingga kerajinan dengan harga yang sangat terjangkau. Kebiasaan ini mengajarkan kita seni menawar harga barang.

  5. Klub Grosir Besar

    Membeli barang dalam jumlah besar di tempat seperti Costco atau Sam's Club adalah strategi penghematan yang jitu. Ketika berasal dari keluarga menengah ke bawah, setiap sen sangat diperhitungkan. Hal ini mengajarkan pentingnya membuat perencanaan belanja yang cerdas.

  6. Gerai Makanan Cepat Saji

    Makan di gerai makanan cepat saji justru seringkali merupakan solusi keterbatasan anggaran dan waktu. Pilihan ini relatif murah dan tidak menghabiskan banyak waktu memasak. Pilihan ini menjadi penyelamat bagi orang tua yang memiliki banyak pekerjaan.

  7. Toko Pakaian Diskon

    Banyak lemari pakaian tidak diisi dengan merek mewah, melainkan barang terjangkau dari toko diskon. Toko seperti T.J. Maxx menawarkan pakaian berkualitas dengan harga yang jauh lebih rendah. Orang tua pandai mencari penawaran terbaik tanpa harus mengeluarkan banyak uang.

  8. Toko Sewa Beli

    Toko sewa beli, seperti Rent-A-Center, sering menjadi satu di antara solusi untuk mendapatkan barang mahal. Mereka menyediakan furnitur atau peralatan dengan pembayaran kecil yang lebih mudah diatur dari waktu ke waktu. Hal ini menunjukkan kecerdikan orang tua dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Masa kecil yang ditandai dengan kebiasaan belanja tersebut bukan soal kekurangan semata. Hal itu justru tentang daya akal yang luar biasa dan pemahaman akan nilai uang. Melihat orang tua menawar dan berhemat mengajarkan banyak hal berharga.

Tumbuh kembang di lingkungan kelas menengah ke bawah memberikan banyak pelajaran penting. Pelajaran itu adalah tentang ketahanan, kerja keras, dan menghargai apa yang sudah kita miliki saat ini. Ingatlah perjalanan ini dan hargai diri sendiri atas semua yang telah dilalui.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho