← Beranda

9 Isyarat Bahasa Tubuh yang Menunjukkan Seseorang Jatuh Cinta dan Tertarik sama Kamu

M Shofyan Dwi KurniawanKamis, 26 Juni 2025 | 00.21 WIB
9 Isyarat Bahasa Tubuh yang Menunjukkan Seseorang Jatuh Cinta dan Tertarik sama Kamu./Pexels.

JawaPos.com - Kata-kata memang berbobot, tapi dalam urusan jatuh cinta, mereka sering kalah cepat dari bahasa tubuh.

Penelitian klasik dari Albert Mehrabian menunjukkan bahwa hanya 7% makna emosional berasal dari kata-kata. 

Sisanya? Nada suara menyumbang 38%, dan bahasa tubuh menyampaikan 55%. Itu artinya, seseorang bisa saja menyukai kamu tanpa mengucapkannya secara langsung.

Berikut sembilan sinyal tenang yang bisa terlihat—baik saat nongkrong di kafe, panggilan video, atau bahkan saat belanja di pasar, seperti dilansir dari VegOut.

1. Mirroring Gerakanmu

Pernah melihat seseorang mengangkat cangkir tepat setelah kamu melakukannya? Atau menyilangkan kaki beberapa detik setelah kamu mengubah posisi duduk?

Baca Juga: 7 Ritual Perawatan Diri Sederhana yang Memperlambat Penuaan dan Meningkatkan Vitalitas

Itu disebut efek bunglon. Psikolog sosial Tanya Chartrand dan John Bargh menemukan bahwa peniruan gerakan tak sadar ini menciptakan koneksi yang lebih dalam. Semakin mirip gerakan kalian, semakin besar kemungkinan mereka merasa terhubung.

Coba uji coba kecil, misalnya dengan mengetuk jari atau menggeser posisi duduk. Kalau mereka menirunya dalam hitungan detik, itu bukan kebetulan.

2. Mencondongkan tubuh lebih dekat

Bayangkan dua orang ngobrol di bar. Yang satu perlahan mendekat, bibir setengah terbuka, seolah ingin menangkap setiap kata.

Postur ini bukan hanya tentang mendengar lebih jelas, ini juga sinyal bahwa jarak emosional sedang menyempit.

Baca Juga: Orang yang Ingin Memperluas Lingkaran Sosialnya dengan Cepat Selalu Mengikuti 7 Aturan Ini

Sebuah studi kencan kilat pada 2020 menunjukkan bahwa kecenderungan tubuh untuk maju adalah prediktor kuat dari ketertarikan romantis. Jadi, kalau mereka mendekat saat obrolan makin seru, itu bukan karena tempatnya bising melainkan karena kamu menarik.

3. Kaki mengarah ke kamu

Menurut pakar bahasa tubuh Joe Navarro, kaki adalah bagian tubuh yang paling jujur. Kenapa? Karena jarang dikendalikan secara sadar.

Kalau kaki mereka mengarah ke kamu saat ngobrol, bahkan di tengah kerumunan, itu artinya mereka ingin tetap dekat. Tapi kalau jari kaki sudah melirik ke pintu keluar bisa jadi pikiran mereka juga begitu.

4. Kedutan alis saat bertemu pandang

Ketika seseorang melihatmu, alisnya sedikit naik, mata melebar, dan senyum kecil muncul—itu bukan refleks biasa.

Ahli etologi Irenäus Eibl-Eibesfeldt menyebutnya “kedipan alis” universal. Gerakan ini, walau cuma sepersekian detik, adalah sapaan emosional yang tulus. 

Dan kalau itu terjadi berulang setiap kali kamu muncul, itu menjadi tanda jelas: kehadiranmu membuat mereka senang.

5. Pupil mata melebar

Cinta bisa membuat dunia terasa lebih cerah dan mata seseorang tampak lebih dalam. Saat jatuh cinta, otak melepaskan dopamin dan oksitosin yang memperbesar pupil. Ini membuat mata terlihat lebih gelap dan berbinar.

Sebuah studi pada 2015 bahkan menunjukkan bahwa pelebaran pupil bisa dikenali secara visual sebagai tanda ketertarikan. Jadi, kalau mata mereka tampak lebih besar dan berkilau saat kalian ngobrol serius, itu bukan cuma efek cahaya.

6. Senyum Duchenne yang asli

Tak semua senyum itu sama. Senyum yang sopan cuma mengangkat sudut bibir. Tapi senyum Duchenne—yang melibatkan otot mata hingga menciptakan kerutan lembut di sudutnya—menunjukkan kegembiraan yang tulus.

Menurut penelitian Paul Ekman, senyum ini sulit dipalsukan dalam waktu lama. Kalau pipi mereka terangkat tinggi dan mata berkerut saat kamu bercerita, itu bukan sekadar basa-basi. Itu kehangatan asli yang datang dari dalam.

7. Gerakan merawat diri sendiri

Merapikan rambut, memperbaiki kerah baju, atau memeriksa pantulan kamera saat tahu kamu hadir, itu bukan karena mereka perfeksionis.

Gerakan kecil ini adalah bentuk “bersolek”, sama seperti burung yang merapikan bulu saat hendak memikat pasangan.

Tindakan seperti memperbaiki kalung atau menyapu debu imajiner dari lengan baju bisa jadi cara diam-diam mereka bilang: “Aku ingin terlihat menarik di depanmu.”

8. Gelisah lalu membeku

Lucunya, gugup bisa muncul dalam bentuk yang bertolak belakang: gerakan kecil yang cemas dan keheningan total.

Kalau seseorang tampak gelisah sebelum kamu bicara (memutar pena, mengetuk meja) lalu tiba-tiba jadi sangat tenang saat kamu membuka mulut, itu bisa jadi pertanda mereka gugup karena menyukaimu, bukan bosan.

Pola ini dicatat oleh banyak ahli perilaku sebagai respons emosional terhadap ketertarikan.

9. Sentuhan ringan yang bertahan sedikit lebih lama

Sentuhan adalah sinyal kepercayaan dan kedekatan. Sebuah meta-analisis dari Universitas Arizona menemukan bahwa sentuhan penuh kasih bisa menurunkan stres dan memperkuat hubungan.

Jadi, kalau seseorang menyentuh lenganmu sambil tertawa atau menyodorkan kopi dengan jari yang sedikit menyentuh tanganmu, perhatikan durasinya. Setengah detik lebih lama dari biasanya bisa punya makna besar.

Kory Floyd, pakar komunikasi, pernah menulis: "Sentuhan mungkin adalah bahasa pertama kita." Dan di dunia cinta, sentuhan sering menjadi bahasa paling jujur.

Kesimpulan

Bahasa tubuh tak bisa dibaca dalam satu momen saja. Budaya, kepribadian, bahkan neurodiversity bisa memengaruhi caranya seseorang menunjukkan rasa suka.

Tapi jika ada tiga atau lebih isyarat di atas yang muncul berulang kali dari satu orang mungkin tubuh mereka sedang menyampaikan sesuatu yang kata-kata belum sempat ucapkan.

Dan mungkin, ini saat yang tepat untuk membalas sinyal itu dengan kejujuranmu sendiri.

EDITOR: Hanny Suwindari