JawaPos.com - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian korban musibah KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Senin (28/9).
Hingga saat ini, sebanyak 68 orang masih dinyatakan hilang dari total 243 penumpang yang terdaftar dalam manifest kapal.
Pencarian yang dimotori oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) ini mengerahkan berbagai armada laut dan udara demi memaksimalkan penyisiran di titik lokasi kejadian.
Sejak pagi hari, pergerakan operasi mulai ditingkatkan. KN SAR Kamajaya bertolak menuju lokasi pada pukul 08.33 WITA.
Tak lama berselang, dua tim penyelam gabungan langsung diterjunkan ke bawah permukaan air sekitar pukul 09.27 WITA.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 09.40 WITA, tim penyelam menemukan satu korban yang langsung dievakuasi ke KRI Gusti Ngurah Rai.
Selain pengerahan armada laut, pengerahan jalur udara juga dilakukan. Helikopter HR-3604 diterjunkan untuk memindahkan dua korban yang ditemukan di wilayah Kabupaten Sukamara menuju Palangkaraya.
Data Terkini Korban Selamat dan Meninggal Dunia
Berdasarkan data resmi hingga pukul 10.00 WITA, total korban yang telah ditemukan mencapai 175 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 67 orang dinyatakan meninggal dunia.
Basarnas menegaskan bahwa seluruh personel gabungan akan terus bersiaga dan mengoptimalkan penyisiran di area perairan maupun pesisir.
"Kami terus mengerahkan seluruh sumber daya dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR untuk mencari korban yang masih dinyatakan hilang. Setiap temuan akan segera dievakuasi dan ditindaklanjuti sesuai prosedur," ujar Kepala Basarnas M. Syafii, Senin (28/9).
Baca Juga: Hari ke-15 Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Tim Penyelam Jalani Refreshment dan Terapi Oksigen
Operasi SAR berskala besar ini melibatkan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari personel Basarnas, TNI AL, Polairud, hingga jajaran potensi SAR lainnya.