JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Provinsi Sulawesi Utara, pada Senin (21/9). Informasi tangkap tangan itu dibenarkan oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto.
Setyo mengakui, tim penindakan KPK menggelar kegiatan tangkap tangan di wilayah Bolaang Mongondow Utara. Disinyalir, salah satu yang diamankan merupakan Bupati Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin Lasena.
"Benar, sedang ada kegiatan di lapangan," kata Setyo dikonfirmasi JawaPos.com, Senin (21/9) malam.
Amankan 14 Orang Termasuk Bupati
Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan total 14 orang. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan lima pihak diamankan di wilayah Jakarta, termasuk di antaranya Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena.
Baca Juga: KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara dan Amankan Sejumlah Uang di Jakarta
Sementara, delapan pihak lainnya diamankan tim penindakan KPK di wilayah Sulawesi Utara, dan satu orang lainnya di wilayah Gorontalo.
Ia menyebut, lima orang yang diamankan di wilayah Jakarta, termasuk Bupati, saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
"Kemudian untuk pihak-pihak lainnya juga dilakukan permintaan keterangan awal di Polres ataupun di Polda setempat," ucap Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (21/9) malam.
Sementara, pihak-pihak lainnya yang diamankan di wilayah Sulut dan Gorontalor masih dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
"Untuk itu nanti kita akan update kembali pihak-pihak yang kemudian akan dibawa baik dari Manado ataupun dari Gorontalo," imbuhnya.
Profil Sirajudin Lasena
Sirajudin Lasena merupakan politikus PDI Perjuangan yang kini menjabat sebagai Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, untuk periode 2025-2030. Ia resmi menduduki jabatan tersebut setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025.
Sirajudin lahir pada 8 Januari 1975. Ia merupakan anak kedelapan dari sembilan bersaudara, dari pasangan Ismet Lasena dan Dariman Lauma. Ayahnya dikenal sebagai imam besar masjid.
Pendidikan dasar Sirajudin ditempuh di SD Negeri IV Boroko. Setelah menyelesaikan sekolah dasar, ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Kaidipang.
Baca Juga: Dubes AS untuk PBB Sebut Washington "Buka Pintu" Bagi Teheran untuk Kembali Berunding
Saat beranjak remaja, Sirajudin meninggalkan kampung halamannya untuk menempuh pendidikan di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Ia bersekolah di SMEA Negeri Palu pada 1995.
Pendidikan tingginya kemudian berlanjut di Sekolah Ilmu Ekonomi Panca Bhakti Palu. Dari perguruan tinggi tersebut, Sirajudin memperoleh gelar sarjana dengan mengambil jurusan Akuntansi pada 2002.
Tidak berhenti di jenjang sarjana, ia melanjutkan pendidikan magister di Universitas Gadjah Mada (UGM). Sirajudin menyelesaikan program S2 Ekonomi Pembangunan pada 2013.
Pada 2020, Sirajudin kembali melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral. Ia mengambil program S3 Administrasi Publik di Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Selain menempuh pendidikan formal, Sirajudin juga aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Ia pernah dipercaya memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Kiprahnya di organisasi keagamaan juga terlihat ketika pada 2015 ia dipercaya menjadi bagian dari Majelis Pertimbangan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI). Setahun kemudian, ia tercatat sebagai anggota presidium KAHMI.
Di bidang olahraga, Sirajudin juga pernah memimpin Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Cabang Bolaang Mongondow Utara. Jabatan tersebut diembannya selama periode 2022 hingga 2024.
Kariernya di pemerintahan mulai mendapat perhatian lebih luas pada 2023. Saat itu, Sirajudin dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Utara.
Pada tahun yang sama, ia juga menjalankan tugas sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bolaang Mongondow Utara. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Sirajudin sebelum akhirnya maju dalam kontestasi politik daerah.
Baca Juga: Profil Syekh Ibrahim Al-Madani, Perjalanan Sang Muazin dari Madinah ke Masjidil Haram
Dalam Pilkada Bolaang Mongondow Utara 2024, Sirajudin mencalonkan diri sebagai bupati untuk periode 2025-2030. Ia berpasangan dengan Mohammad Aditya Pontoh, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Pasangan Sirajudin Lasena-Mohammad Aditya Pontoh berhasil meraih suara terbanyak. Mereka memperoleh 18.479 suara atau 34,69 persen dari total suara sah dalam pemilihan tersebut.
Kemenangan itu mengantarkan Sirajudin ke kursi Bupati Bolaang Mongondow Utara. Ia kemudian dilantik bersama kepala daerah lainnya oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.