← Beranda
Oknum HRD Perusahaan di Surabaya Diduga Lakukan Pelecehan ke Calon Karyawan
Ardini PramithaSabtu, 19 September 2026 | 05.05 WIB
Penasihat Hukum PT Hersindo Logistic Indonesia Amseki Tanaem (Kanan). (Ardini Pramitha/JawaPos.com)

 

 

 

JawaPos.com - Seorang calon karyawan diduga mendapat perlakuan asusila atau pelecehan dari oknum HRD di PT Hersindo Logistic Indonesia. Perlakuan itu dialami saat korban mengikuti tes wawancara dengan oknum HRD perusahaan yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) itu.

Kasus ini ramai diperbincangkan di aplikasi media sosial (medsos) Threads @tikusgarong000. Apalagi setelah korban menceritakan peristiwa yang dialami itu di akunnya.

Ramainya kasus ini membuat pihak PT Hersindo Logistic Indonesia buka suara. Amseki Tanaem selaku penasihat hukum PT Hersindo Logistic Indonesia mengklaim bahwa kasus itu diduga dilakukan oleh oknum secara pribadi.

“Mengenai kejadian tersebut, kami dari pihak perusahaan belum mengetahui secara pasti. Namun, hal tersebut yang kami yakini dilakukan oleh oknum yang seharusnya bertanggung jawab melakukan perbuatan tersebut,” kata Amseki ditemui awak media, Jumat (18/9). 

Meski demikian, kata Amseki, perusahaan membuka ruang bagi pihak yang merasa menjadi korban untuk menyampaikan klarifikasi maupun bukti terkait dugaan pelecehan seksual tersebut.

“Dari pihak perusahaan tetap pada intinya membuka pintu yang selebar-lebarnya bagi para korban. Sampaikan bukti-buktinya bahwasanya memang bilamana diduga telah menjadi korban pelecehan seksual,” ujarnya.

Akan tetapi, sambungnya, hingga saat ini belum ada korban yang melaporkan dugaan tersebut kepada pihak perusahaan. Begitu juga dengan bukti maupun data terkait dugaan pelecehan yang diduga melibatkan salah satu HRD perusahaan.

"Kami bersedia untuk membantu ketika hal tersebut memang benar adanya,” katanya.

Di sisi lain, kata Amseki, HRD yang disebut dalam postingan terkait dugaan pelecehan itu telah mengundurkan diri per 14 September 2026. “HRD-nya diketahui sempat mengundurkan diri. Itu di tanggal 14 September yang lalu,” tuturnya.

Sayangnya, tidak diungkap alasan pengunduran diri dari oknum HRD itu. “Saya kurang tahu alasannya kenapa, karena saya belum membaca surat alasannya,” paparnya. 

Baca Juga: Viral Curhat Pelamar Kerja di Surabaya, Diduga Alami Pelecehan Seksual Saat Interview HRD

EDITOR: Dinarsa Kurniawan