JawaPos.com - Sebanyak 179 siswa di Lombok Tengah diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap paket Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (11/9) pukul 14.00 WITA. Paket tersebut berisi kebab, daging ayam, dan salad buah yang dikonsumsi siswa.
Menurut keterangan dokter puskesmas, jumlah korban diduga mencapai 179 siswa. Mereka diduga masuk ruang UGD berbondong-bondong usai mengonsumsi paket makanan MBG berupa kebab, daging ayam dan salad buah.
"Untuk korban murid yang dibawa kesini sebanyak 179 orang, selebihnya dievakuasi ke empat lokasi, ada ke Puskesmas Bagu," sebut dr Dessy Jumianita selalu dokter penanggung jawab, dilansir LombokPost (Jawa Pos Group), Jumat.
Kondisi fasilitas kesehatan yang terbatas membuat UGD Puskesmas Pringgarata meluap dan tidak mampu menampung seluruh pasien.
Sehingga sebagian besar murid terpaksa dievakuasi dan menjalani perawatan darurat di area Kantor Kecamatan Pringgarata.
"Karena penuh di Puskesmas sebagian dibawa kemari, setelah tiga jam observasi mereka kita pulangkan," singkat Kepala Camat Pringgarata Lalu Winata Kusuma.
Baca Juga: 179 Siswa SD di Lombok Dilarikan ke UGD karena Keracunan MBG
Kapolresta Loteng Kombes Pol Hariyanto mengatakan, pihaknya langsung turun mengecek kondisi kesehatan murid di puskesmas Pringgarata. Selain itu, tim sudah diturunkan untuk mengecek kondisi dapur.
"Dari data sementara ada tiga sekolah, SDN Beber, Repok Puyung dan Serambi Daya di Batukliang," singkatnya.