JawaPos.com - Aksi tiga anak SMP yang merokok di jalan saat mengendarai motor menuai kecaman banyak pihak. Bukannya merasa bersalah, para remaja tersebut justru kedapatan tersenyum hingga joget-joget saat dimarahi polisi yang memergokinya.
Dalam rekaman video tersebut, polisi yang bernama Ananda Rafi itu menghentikan sepeda motor yang ditumpangi ketiga remaja tersebut karena berkendara tanpa mengenakan helm serta ketahuan mengisap rokok di jalan.
Ia pun merasa geram karena abu rokok yang diisap para remaja tersebut berisiko membahayakan pengandara lain.
"Saya enggak pernah marah-marah loh. Mau jadi apa kalian? Perempuan, Ndok. Ya Allah, merokok di jalan. Abunya kena mata saya, kena yang lain," ujar Ananda Rafi dalam video yang diunggahnya di Instagram, dikutip Kamis (13/8).
Setelah itu, Rafi memberikan sanksi fisik berupa push-up sebanyak 30 kali di pinggir jalan. Tak hanya itu, ia juga langsung menghubungi orang tua salah satu remaja untuk melaporkan tindakan anak mereka.
Orang tua pelaku bahkan menyerahkan penanganan sepenuhnya dan meminta polisi memberikan teguran keras agar memberikan efek jera.
Namun, di tengah-tengah proses penindakan dan nasihat darinya, para remaja tersebut tampak tidak mengindahkan teguran dan malah melakukan gerakan joget serta tertawa. Sikap santai dan dinilai tidak sopan itu pun memicu kejengkelan petugas.
"Jangan joget-joget! Lagi dimarahin juga masih joget-joget, gimana sih kalian? Jangan ketawa-ketawa!" ucap Rafi kesal.
Melihat pembangkangan tiga remaja perempuan itu, banyak netizen ikut geram dan mempertanyakan adab dari anak-anak zaman sekarang.
"Ada yang salah, pergeseran adab, etika, sopan santun, ini harus dijadikan perhatian orang tua, pemerintah, dan komisi perlindungan anak," tulis akun asa.lowoffice.