JawaPos.com - Brand minuman keras (miras) Newport mendapat sorotan setelah beredar video seorang pengunjung membaca ayat suci Alquran di booth mereka. Dalam video, pengunjung tampak membaca ayat pendek lalu mendapat sorakan dari orang-orang di sekitar booth dan disebut dihadiahi minuman keras.
Video itu langsung menuai kecaman di media sosial karena dinilai tidak pantas, bahkan melecehkan Alquran.
Sejumlah tokoh agama menilai pembacaan ayat Alquran dalam aktivitas yang terkait promosi minuman keras tidak semestinya dilakukan, dan berpotensi menyinggung sensitivitas keagamaan.
Ustaz Hilmi Firdausi menjadi salah satu pihak yang mengecam kejadian tersebut. Ia meminta pihak Newport segera memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf.
Baca Juga: Rusunawa Penjaringan Kini Punya Kampung Quran, Bakal Replikasi Se-Jakarta?
“Untuk Brand Miras Newport, kalian sudah kelewatan, membuat promosi hafal ayat Alquran ditukar sama Miras. Segera klarifikasi dan minta maaf. Ini sudah masuk ranah penistaan agama!” tulis Hilmi Firdausi, dikutip Selasa (11/8).
Senada, pendakwah Das’ad Latif juga turut menyoroti video tersebut. Ia berharap kejadian itu mendapat tindakan hukum dan tidak kembali terulang.
“Makin ke sini makin ke sana. Semoga ini ada tindakan hukum, dan ini yang terakhir kali,” tulis Das’ad Latif.
Belum diketahui secara pasti konteks lengkap kegiatan yang terekam dalam video tersebut, termasuk apakah pembacaan ayat Alquran memang merupakan bagian dari aktivitas promosi Newport atau terjadi secara spontan di lokasi.
Hingga berita ini ditulis, pihak Newport belum memberikan klarifikasi terkait video yang beredar dan kecaman yang muncul di media sosial.