JawaPos.com - Keluarga almarhum Yutrizal Tri Chaerawan menyatakan persoalan terkait komentar tidak berempati dari sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di media sosial telah dianggap selesai.
Mereka juga meminta agar kasus tersebut tidak lagi menjadi pembahasan di ruang publik.
Pernyataan resmi itu dibagikan melalui akun Threads @yanifiltania pada Rabu (6/8). Dalam unggahannya, akun tersebut menandai akun adik almarhum, Maulidya Yusthika Chaerani.
"Teman-teman, berikut pernyataan resmi dari keluarga Alm @yurizaltrich. Mohon kita hargai keputusan keluarga yaaa. Terima kasih," tulisnya, dikutip Kamis (6/8).
Dalam pernyataan tersebut, keluarga besar almarhum Yutrizal menegaskan bahwa seluruh proses terkait peristiwa yang sempat menyita perhatian publik telah mereka anggap usai.
"Kami, keluarga besar almarhum Yutrizal Tri Chaerawan, menyampaikan bahwa seluruh proses terkait peristiwa yang sempat menjadi perhatian publik telah kami anggap selesai. Oleh karena itu, kami berharap persoalan ini tidak lagi menjadi bahan pembahasan di ruang publik," demikian isi pernyataan keluarga tersebut.
Keluarga pasien BPJS yang viral itu pun menjelaskan bahwa saat ini mereka masih berada dalam suasana duka dan membutuhkan waktu serta ketenangan untuk menjalani masa berkabung.
Mereka pun memohon kepada media maupun pihak lain agar tidak lagi menghubungi anggota keluarga melalui berbagai saluran komunikasi.
"Saat ini, kami masih berada dalam suasana duka dan memerlukan waktu serta ketenangan untuk menjalani masa berkabung. Dengan segala hormat, kami memohon kepada rekan-rekan media maupun pihak-pihak lainnya agar tidak lagi menghubungi anggota keluarga kami melalui berbagai saluran komunikasi," tulis pernyataan tersebut.
Selain itu, keluarga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa, dukungan, perhatian, dan simpati sejak kabar meninggalnya Yutrizal menjadi perhatian publik.
"Kami juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa, dukungan, perhatian, dan simpati kepada almarhum serta kepada keluarga kami. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan mendapat balasan yang berlipat ganda dari Tuhan Yang Maha Esa," lanjut pernyataan tersebut.
Seperti diketahui, kasus itu sebelumnya ramai diperbincangkan setelah unggahan Yutrizal di Threads yang mengeluhkan belum mendapatkan ruang perawatan di rumah sakit selama delapan jam viral di media sosial.
Unggahan tersebut kemudian mendapat sejumlah komentar yang dinilai tidak berempati dari akun-akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan.
Setelah diketahui Yutrizal meninggal dunia, sejumlah tenaga kesehatan yang sempat memberikan komentar tersebut menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Bilang Begini Usai Viral Nakes Komentar Nirempati ke Pasien BPJS di Medsos
Di sisi lain, BPJS Kesehatan juga telah memberikan penjelasan bahwa peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang kepesertaannya aktif tetap berhak memperoleh pelayanan kesehatan sesuai indikasi medis dan ketentuan yang berlaku. (*)