← Beranda
Kodam Cenderawasih Pastikan Pelaku Penembakan 4 Pekerja Proyek di Tolikara adalah OPM
Syahrul YunizarSenin, 3 Agustus 2026 | 19.57 WIB
Ilustrasi penembakan. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Serangan terhadap pekerja proyek di Kali Kabur, Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan adalah Organisasi Papua Merdeka (OPM). Kodam XVII/Cenderawasih memastikan hal itu. Dalam serangan pada Minggu malam (2/8) tersebut, 4 orang menjadi korban penembakan.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto menyampaikan bahwa para pekerja bertugas dalam proyek jalan yang dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wamena. Mereka diserang sekitar pukul 19.30 WIT.

”Berdasarkan hasil investigasi dan verifikasi lapangan yang dilakukan aparat gabungan TNI-Polri, aksi penembakan tersebut telah dikonfirmasi dilakukan oleh OPM pimpinan Botak Wanimbo bersama kelompok Teranus Enumbi,” kata Tri dalam keterangannya pada Senin (3/8).

OPM, lanjut Tri, menyasar para pekerja PT Sutan Harauli Jaya (PT SHJ) yang tengah melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Petugas gabungan di lapangan sudah berhasil mengidentifikasi 4 korban penembakan yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga: Intervensi Jepang-AS Guncang Pasar, Yen Menguat Tapi Saham Nikkei Terkoreksi

”Masing-masing bernama Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Barengga yang merupakan Orang Asli Papua (OAP), serta Alfonds, yang seluruhnya merupakan pekerja proyek PT SHJ, kecuali Barengga yang merupakan masyarakat setempat,” terang dia.

Dalam serangan itu, beberapa pekerja proyek berhasil menyelamatkan diri dengan melarikan diri menuju Distrik Kanggime. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perusahaan sehingga informasi dapat segera diteruskan sampai ke aparat keamanan.

Merespons serangan tersebut, aparat gabungan yang terdiri atas Satgas Yonif 511/DY, Satgas Yonif 136/TS, Koramil Ilu, dan Polsek Ilu bergerak cepat menuju lokasi untuk melaksanakan evakuasi. Langkah itu diambil di tengah medan yang berat serta potensi ancaman dari kelompok bersenjata.

”Seluruh korban meninggal dunia maupun para pekerja yang selamat berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian,” ujarnya.

Tri memastikan, 3 jenazah korban sudah disemayamkan di RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Sementara 1 jenazah lainnya berada di RSUD Tolikara untuk penanganan lebih lanjut. Dalam evakuasi tersebut tidak ada korban dari unsur aparat keamanan.

”Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan OPM karena telah merenggut nyawa warga sipil yang sedang bekerja membangun infrastruktur bagi kepentingan masyarakat Papua,” ujarnya.

Baca Juga: Hamas Sebut Israel Sengaja Gagalkan Perdamaian, Serangan Gaza Disebut Upaya Paksa

Perwira menengah TNI AD dengan tiga kembang di pundak itu menyatakan bahwa aksi OPM tersebut tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat, melainkan juga menghambat upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di wilayah Papua.

Sebagai antisipasi, saat ini aparat TNI-Polri terus memperketat pengamanan di wilayah sekitar lokasi kejadian. Mereka juga melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

”Kehadiran aparat keamanan merupakan wujud komitmen negara dalam melindungi masyarakat, menjaga keberlangsungan pembangunan, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di Tanah Papua,” pungkasnya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan