← Beranda
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
Ryandi ZahdomoSelasa, 21 Juli 2026 | 04.05 WIB
Atlet golf putri Indonesia, Jesslyn Wijaya Lay. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Kasus dugaan penculikan menimpa atlet golf putri Indonesia, Jesslyn Wijaya Lay, di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian kini tengah bergerak melakukan pendalaman untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Hery Saputra, membenarkan adanya laporan resmi terkait dugaan penculikan ini. Pihak penyidik saat ini sedang mengumpulkan berbagai bukti dan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian.

"Betul ada laporan tersebut ke Polres Jakarta Pusat. Selanjutnya kami masih lakukan pendalaman untuk mencari fakta-faktanya," ujar AKBP Roby saat dikonfirmasi, Senin (20/7).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menambahkan, saat ini sejumlah saksi telah diperiksa guna mengungkap kasus ini. Di sisi lain, petugas juga telah melakukan pemeriksaan CCTV di lokasi kejadian.

Baca Juga: Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan Terdengar Sampai Radius 1 Kilometer, 5 Rumah Dilaporkan Rusak

"Saksi Sudah ada yg diperiksa. Untuk CCTV sudah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," terangnya.

Kronologi Penyergapan di Restoran

Peristiwa kelam ini terjadi pada Senin malam, 13 Juli 2026, sekitar pukul 19.45 WIB. Saat itu, Jesslyn tengah berada di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, untuk merayakan hari ulang tahun sang nenek tercinta.

Kuasa hukum korban, Andi Darti, mengungkapkan bahwa situasi berubah mencekam tepat sebelum lagu ulang tahun untuk nenek Jesslyn diputar. Secara mengejutkan, Jesslyn disergap oleh sekelompok pria misterius.

"Jesslyn tiba-tiba disergap oleh sekelompok pria bertubuh besar yang berjumlah sekitar 5 orang. Matanya ditutup paksa, tubuhnya diangkat dan digendong menuju sebuah mobil hitam di luar restoran," kata Andi dalam keterangannya.

Keluarga Desak Status Perkara Dinaikkan

Kasus ini telah resmi dilaporkan dan terdaftar di Polres Metro Jakarta Pusat dengan nomor register LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA. Pihak keluarga mendesak agar kepolisian bisa segera mengusut tuntas demi keselamatan korban.

"Pihak keluarga menaruh harapan dan kepercayaan penuh pada profesionalisme Kepolisian Negara Republik Indonesia. Semoga pihak kepolisian dapat bergerak cepat menaikkan status perkara ke tahap penyidikan demi keselamatan korban, mengingat bukti permulaan dan keterangan saksi di lapangan sudah sangat jelas," tutur Andi.

Baca Juga: Prof Romli Tegaskan Febrie Adriansyah Harus Dihukum Berat, Berharap Tim 9 Bekerja Independen

Selain itu, Andi juga mengimbau kepada masyarakat luas yang berada di sekitar lokasi atau memiliki informasi terkait pergerakan mobil hitam milik pelaku pada malam kejadian untuk segera melapor.

"Sekecil apa pun informasi akan menjadi secercah cahaya bagi kepulangan seorang anak bangsa ke pelukan keluarga," pungkasnya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan