← Beranda
PNJ Pastikan Penangananan Kasus Asusila Sesama Jenis di Perpustakaan Masih Diproses
Tazkia Royyan HikmatiarRabu, 3 Juni 2026 | 19.25 WIB
Ilustrasi Homoseksual

 

JawaPos.com - Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) memastikan penanganan kasus dugaan tindakan asusila sesama jenis yang terjadi di area perpustakaan kampus, masih dalam proses penelaahan internal. Kampus menegaskan kasus tersebut kini ditangani oleh Komisi Disiplin bersama unit terkait.

Dalam keterangannya, PNJ menyebut proses penanganan dilakukan sesuai kewenangan masing-masing unit dan aturan yang berlaku di lingkungan kampus.

“Proses penelaahan dan penanganan internal masih berlangsung. Kasus ini sedang ditelaah oleh Komisi Disiplin serta unit terkait sesuai kewenangan masing-masing dan ketentuan yang berlaku di lingkungan PNJ,” tulis keterangan resmi PNJ yang diterima JawaPos.com, Rabu (3/6).

Penanganan Diklaim Profesional dan Objektif

PNJ menegaskan penanganan dugaan pelanggaran tersebut dilakukan dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan objektivitas.

Kampus menyatakan setiap langkah penanganan akan dilakukan secara proporsional dengan tetap mempertimbangkan kehati-hatian dalam pengambilan keputusan.

“Dalam menangani dugaan pelanggaran tersebut, PNJ berkomitmen untuk bertindak secara profesional, objektif, dan proporsional,” tulis pihak kampus.

Junjung Praduga Tak Bersalah

Selain itu, PNJ menegaskan proses pemeriksaan juga dilakukan dengan menjunjung asas keadilan dan praduga tak bersalah.

Kampus menyebut penghormatan terhadap hak seluruh pihak yang terlibat menjadi bagian penting dalam proses penanganan kasus tersebut.

“PNJ tetap mengedepankan asas kehati-hatian, keadilan, praduga tak bersalah, serta penghormatan terhadap hak-hak setiap pihak yang terlibat,” lanjut pernyataan itu.

Kronologi Kejadian

Dalam video klarifikasi yang beredar, pelaku berinisial AZ itu menjelaskan bahwa pertemuan bermula ketika ia memberikan rekomendasi tempat makan kepada pria tersebut.

“Dia hanya ingin mencari makan, saya kasih rekomendasi makan. Kemudian tiba-tiba dia ada di sini, tanpa sepengetahuan saya,” ujarnya dalam video yang beredar, dikutip Rabu (3/6).

Ia mengaku, pria itu kemudian mengirim foto bahwa dirinya sudah berada di kampus. Setelah itu, mereka memutuskan bertemu.

“Dia ada rencana ingin explore kampus karena dia tidak berkuliah,” katanya yang langsung disambut sorakan mahasiswa lain.

Keduanya kemudian menuju area perpustakaan kampus. Dalam klarifikasi tersebut, pelaku mengakui dirinya yang lebih dahulu mengajak pria tersebut.

Baca Juga: Mahasiswa PNJ Diciduk Berbuat Asusila dengan Sesama Jenis di Perpustakaan, Pelaku Cerita Kronologi Kejadian

“Dia di perpustakaan, karena saya dengan bodohnya, saya menarik dia terlebih dahulu,” ucapnya.

Tak lama kemudian, ia mengakui tindakan yang terjadi di lokasi tersebut.

“Dan terjadilah itu,” katanya di tengah sorakan massa.

 

EDITOR: Kuswandi