← Beranda
Bayinya Dibawa Orang dan Nyaris Hilang di RS Hasan Sadikin, Nina Tunjuk Kuasa Hukum
Abdul RahmanKamis, 16 April 2026 | 22.50 WIB
Nina Saleha, perempuan yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. (YouTube: Curhat Bang Denny Sumargo)

 

 

JawaPos.com  - Nina Saleha, perempuan 27 tahun, yang nyaris kehilangan bayinya dan sudah berpindah tangan ke orang lain, tidak bisa berdiam diri atas kejadian tak menyenangkan dialaminya. Dia resmi menunjuk kuasa hukum untuk mengetahui fakta sebenarnya di balik sejumlah kejanggalan yang sempat terjadi.

Nina menunjuk pengacara Krisna Murti dan tim untuk menelusuri fakta yang sebenarnya terjadi di balik kejadian bayinya sudah dipegang orang lain dan mau dibawa oleh perempuan berinisial W namun dicegatnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).

Krisna Murti mengungkapkan alasan di balik ketertarikannya untuk menjadi kuasa hukum dari Nina. Dia melihat kejadian ini janggal sehingga perlu ditelusuri lebih lanjut untuk mengungkap peristiwa yang sebenarnya. 

"Akhirnya gua putuskan untuk mendampingi, kita terima kuasanya. Saya sudah ke Bandung untuk  menelusuri masalah ini," kata Krisna Murti salam podcast di kanal YouTube Denny Sumargo.

Baca Juga: Soal Tanggal Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Begini Kata Ketua RT Rumah Ahmad Dhani

Krisna Murti sudah datang ke Rumah Sakit Hasan Sadikin dan meminta bertemu dengan pihak direksi. Pihak rumah sakit menyatakan direksi sedang ada kegiatan sehingga tidak dapat menemui.

"Orang legal yang menemui. Kita katakan pengen tahu apa yang sebenarnya terjadi. Apalagi di luar dinyatakan telah terjadi perdamaian," kata Krisna Murti.

Pihak Nina meminta hasil rekaman kamera CCTV rumah sakit pada saat kejadian dibuka untuk mengetahui fakta yang sesungguhnya terjadi.  

"Kita juga minta keterangan dari rumah sakit, orang yang disebut klien kami, apakah dia tercatat atau tidak di rumah sakit? Sebagai apa dia? Apakah betul-betul dia pasien yang anaknya m sakit atau apa?," ungkapnya.

Krisna Murti juga mencecar dengan pernyataan yang sempat disampaikan ke publik soal terjadinya perdamaian dalam kasus ini. Padahal faktanya, tidak ada kesepakatan perdamaian apa pun.

"Menurut klien kami, kedatangan kalian hanya minta maaf, belum ada kesepakatan perdamaian. Kalau ditemukan unsur pidana, kita akan teruskan," ungkap Krisna Murti kepada tim legal.

Pertemuan Krisna Murti dengan tim legal dari Rumah Sakit Hasan Sadikin tidak membuahkan hasil. Karena pada saat itu, dinyajan masih harus dikomunikasikan lebih lanjut. 

"Saya bilang, kalau begitu, kita kasih surat resmi untuk kalian jawab. Setelah dari situ, kita langsung pulang," kata Krisna Murti.

Sebelumnya, viral di media sosial Nina Saleha mengaku nyaris kehilangan anaknya yang sudah berpindah tangan ke orang lain di RS Hasan Sadikin Bandung.

Baca Juga: Sejumlah Fakta Perjalanan Cinta Syifa Hadju dan El Rumi: Dari Pesan DM ke Pelaminan

Untungnya pada saat wanita berinisial W sudah berjalan mau membawa pergi anaknya, Nina mencegatnya,  dan langsung tahu bahwa bayi yang dipegang W adalah anaknya.

"Saya tahu itu anak saya karena baju, topi, dan selimutnya. Pas saya lihat wajahnya, ternyata benar itu anak saya," ungkap Nina.

EDITOR: Abdul Rahman