← Beranda
KPK Geledah Rumah Politikus PDIP Ono Surono Terkait Dugaan Korupsi Bupati Bekasi
Muhammad RidwanRabu, 1 April 2026 | 22.37 WIB
Jubir KPK Budi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi adanya penggeledahan di kediaman Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono (ONS).

Penggeledahan itu berkaitan dengan penyidikan perkara dugaan korupsi ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kasus ini turut menyeret Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK), sebagai tersangka.

“Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, hari ini Rabu (1/4), penyidik melakukan penggeledahan di rumah ONS, yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu (1/4).

Budi menambahkan, rumah yang digeledah berlokasi di Bandung. Sampai saat ini proses penggeledahan masih berlangsung.

Baca Juga: Gerindra Surabaya Silaturahmi ke Polrestabes, Diskusi Keamanan Kota

“Lokasi di Kota Bandung. Kegiatan masih berlangsung. Kami akan update perkembangannya,” jelasnya.

Dalam perkara ini, KPK juga menetapkan dua tersangka lain, yakni Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan yang juga ayah dari HM Kunang (HMK), serta Sarjani (SRJ) dari pihak swasta.

Ade Kuswara Kunang diduga menerima suap dan gratifikasi hingga Rp 14,2 miliar selama menjabat sebagai Bupati Bekasi periode 2025–2030.

Penerimaan tersebut terbagi dalam dua skema, salah satunya praktik ijon proyek yakni pemberian uang dari pihak swasta sebelum proyek berjalan yang diduga mencapai Rp 9,5 miliar dalam kurun Desember 2024 hingga Desember 2025.

Istilah ijon dalam konteks ini merujuk pada praktik pemberian “uang pelicin” di luar anggaran resmi pengadaan proyek yang dijanjikan sebelum pelaksanaan.

Sebelumnya, KPK juga telah memanggil Ono Surono ke Gedung Merah Putih KPK, pada Kamis (15/1) untuk diperiksa sebagai saksi. Dalam pemeriksaan tersebut, Ono mengaku mendapat sejumlah pertanyaan terkait dugaan aliran uang suap dalam kasus yang melibatkan Ade Kuswara Kunang.

“Ada beberapa yang ditanyakan. Iya (dicecar soal aliran uang),” ucap Ono usai pemeriksaan.

Meski demikian, Ono belum membeberkan secara rinci materi pemeriksaan. Ia menyebut penyidik juga mendalami peran dan tugasnya sebagai Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Barat, bukan dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat.

Adapun Ade Kuswara Kunang diketahui merupakan politikus PDIP yang menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan