Informasi terkait kabar tangkap tangan itu dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. "Benar, Cilacap," kata Fitroh dikonfirmasi, Jumat (13/3).
Terpisah, juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan mengamankan total 27 orang dalam OTT yang digelar di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Salah satu yang diamankan dalam giat tangkap tangan itu yakni, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Baca Juga: Hattrick! KPK 3 Kali OTT Kepala Daerah Selama Ramadhan, Kini Giliran Bupati Cilacap
"Di mana hari ini tim mengamankan sejumlah 27 orang, salah satunya adalah Bupati Cilacap," ucap Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (13/3).
Budi menjelaskan, pihak-pihak yang diamankan dalam operasi senyap itu saat ini tengah menjalani pemeriksaan secara intensif.
Pemeriksaan itu dilakukan untuk menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan.
"Nantinya tentu tim akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan dibawa ke Gedung KPK Merah Putih," ujar Budi.
KPK memiliki waktu 1x24 jam dalam menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan.
Baca Juga: KPK Amankan 27 Orang dalam OTT di Cilacap, Termasuk Bupati Syamsul Auliya Rachman
Setelah pemeriksaan di Cilacap, KPK akan membawa pihak-pihak yang diamankan ke Gedung Merah Putih KPK, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Profil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Syamsul Auliya Rachman lahir di Cilacap pada 30 November 1985. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Cilacap sebelum melanjutkan pendidikan pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, ia memulai karier sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap.
Dalam perjalanan karirnya di pemerintahan, Syamsul pernah menduduki sejumlah jabatan strategis.
Ia sempat menjadi ajudan Bupati Cilacap saat itu, Tatto Suwarto Pamuji, yang kemudian menjadi salah satu pengalaman penting dalam memahami tata kelola pemerintahan daerah.
Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Punya Harta Rp 12 Miliar
Karier politik Syamsul mulai menonjol ketika ia terpilih sebagai Wakil Bupati Cilacap pada periode 2017–2022.
Pengalaman tersebut semakin menguatkan posisinya dalam pemerintahan daerah, serta memperluas jaringan politiknya di tingkat lokal maupun nasional.
Pada Pemilihan Kepala Daerah 2024, Syamsul Auliya Rachman maju sebagai calon Bupati Cilacap berpasangan dengan Ammy Amalia Fatma Surya sebagai calon wakil bupati.
Pasangan ini berhasil meraih dukungan masyarakat dan memenangkan kontestasi Pilkada, sehingga Syamsul resmi menjabat sebagai Bupati Cilacap untuk periode 2025–2030.
Selain aktif di pemerintahan, Syamsul juga terlibat dalam aktivitas politik melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Kabupaten Cilacap.
Baca Juga: Breaking News! KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman