← Beranda
Soal Temuan Bunker Narkoba di UNM, Rektor Benarkan Ada Alumni yang Diamankan Polisi
Dimas RyandiSenin, 12 Juni 2023 | 07.10 WIB
Lokasi diduga Bunker Narkoba di Kampus negeri di Makassar

JawaPos.com - Polisi menangkap 5 orang terkait temuan ‘bunker’ narkoba di Universitas Negeri Makassar. Tempat penyimpanan bawa tanah tersebut ditemukan di ruangan sekretariat lembaga kemahasiswaan di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).

Lalu, benarkah ada 5 orang yang ditangkap Ditresnarkoba Polda Sulsel itu adalah mahasiswa?

"Memang ada yang diamankan. Setelah kami memantau, mereka bukan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM)," ungkap Wakil Rektor (WR) III UNM Prof. Andi Muhammad Idkhan, Sabtu (10/5).

Akan tetapi, Prof. Andi mengakui bahwa kelima orang tersebut adalah alumni UNM.

"Yang jelas, dari informasi, alumni UNM. Jadi pemberitaan yang mengatakan mereka mahasiswa yang masih aktif itu tidak benar," tegasnya.

Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu informasi dan hasil penyelidikan dari kepolisian. 

"Kalau melakukan pengembangan misalkan, kita tidak menutup kemungkinan apakah ada mahasiswa yang terlibat,” kata dia.

Jika memang ada mahasiswa yang terlibat, pihaknya memastikan akan menjatuhkan sanksi tegas.

“Jika ada mahasiswa, maka pihak kampus akan memberikan dan melakukan pemecatan,” tegasnya lagi.

Baca Juga: Bantah Ada Bunker Narkoba di Kampus, Rektorat UNM Makassar: Yang Benar Brankas Kecil yang Ditanam di Ruangan

Karena itu, pihaknya masih akan menunggu hasil penyelidikan yang lebih jelas dan lengkap dari kepolisian sebagai tindak lanjut.

“Soal pemecatan, (akan dilakukan) jika data yang diterima sudah lengkap dari pihak Kepolisian,” ujar Idhkan.

Pihaknya juga akan menggelar pertemuan dengan Rektorat untuk membahas lebih lanjut sekaligus tindakan-tindakan yang akan dilakukan.

Rektor juga membantah ada bunker narkoba di UNM. Karena menurutnya, setelah melihat di lokasi, ternyata yang dimaksud bunker itu adalah tidak benar.

"Yang benar itu adalah brankas kecil yang berada di bawah lantai," sambungnya.

Karena itu pihaknya keberatan dengan penggunaan istilah ‘bunker’.

“Kita juga keberatan kalau dikatakan bunker. Karena pengertian bunker itu adalah bisa sebesar apa,” kata dia.

Sementara brankas yang ditemukan juga berukuran tidak cukup besar.

"Setelah kita lihat dari di lokasi itu, hanya semacam brangkas. Ukurannya sekitar 40×40 cm," bebernya.

EDITOR: Dimas Ryandi