JawaPos.com - Rencana kenaikan anggaran kunjungan kerja DPR ke luar negeri kabarnya telah disetujui semua fraksi. Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Golkar Robert Joppy Kardinal.
"Itu diusulkan oleh komisi-komisi dan sudah disepakati semua fraksi. Kalau semua sudah setuju, kita Golkar setuju saja," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8).
Dia menuturkan, sejatinya itu bukanlah kenaikan namun mengembalikan uang kunker yang sebelumnya tidak terpakai lantaran adanya moratorium. Adapun moratorium anggota DPR kunker ke luar negeri kebijakan dari ketua DPR sebelumnya, Ade Komaruddin.
"Banyak anggaran yang nggak kepakai untuk kunker, tidak terpakai semua. Saya malah nggak berangkat-berangkat," imbuhnya.
Sementara Robert menambahkan, naiknya anggaran untuk kunker ke luar negeri harus disertakan dengan mekanisme yang jelas. "Yang penting mekanismenya jelas dan kepentingannya benar," tukasnya.
Diketahui, DPR berencana menaikkan anggaran kunker ke luar negeri. Itu terlihat dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2018. Kenaikan tersebut nilainya mencapai Rp 343,5 miliar atau naik sekitar Rp 141,8 miliar setara dengan 70 persen dari anggaran tahun ini sebesar Rp 201,7 miliar.