← Beranda
Forum Pemred Gelar FP Run 2026, Ingatkan Pentingnya Pers yang Kredibel
Dhimas Ginanjar• Minggu, 18 Oktober 2026 | 23.48 WIB
Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred) menggelar FP Run for Good Journalism 2026 di Unika Atma Jaya, Jakarta, Minggu (18/10).

JawaPos.com - Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred) menggelar FP Run for Good Journalism 2026 di Unika Atma Jaya, Jakarta, Minggu (18/10). Mengusung tema “Pers untuk Publik”, kegiatan ini diikuti 500 peserta untuk mengampanyekan jurnalisme berkualitas dan memperkuat kedekatan pers dengan masyarakat.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, serta Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat.

Meutya menyambut baik penyelenggaraan FP Run. Menurut dia, tema “Pers untuk Publik” mengingatkan insan pers bahwa kerja jurnalistik harus mengutamakan kepentingan masyarakat, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.

“Artinya semua berita, semua informasi yang dishare ke publik sudah jelas keabsahannya, sudah cross-check dan re-check. Publik mendapatkan informasi yang paling akurat,” kata Meutya.

Dia juga menilai olahraga lari memiliki keterkaitan dengan tantangan industri media yang menuntut kecepatan dalam menyampaikan informasi. Namun, kecepatan tersebut perlu diimbangi dengan kerja sama antara media konvensional dan media sosial untuk memperkuat ekosistem informasi.

“Lari itu ujungnya kita ingin sehat. Nah, ini mengingatkan kita semua bahwa industri jurnalistik harus tetap sehat di tengah gempuran tantangan yang tidak mudah,” ujarnya.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo juga menekankan pentingnya peran pers dalam menyampaikan informasi berdasarkan fakta. Pers diharapkan menjadi sumber informasi yang jelas dan dapat dipercaya masyarakat di tengah banyaknya informasi yang beredar.

“Di tengah banyaknya informasi yang beredar, peran dari pers Indonesia, peran dari teman-teman jurnalis dibutuhkan agar publik mendapatkan informasi yang jelas dan pasti,” kata Angga.

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia menilai FP Run menjadi kegiatan yang memadukan kesehatan pikiran, kebugaran tubuh, dan kebahagiaan.

Angkat Keraguan Publik terhadap Pers

Ketua Forum Pemred Retno Pinasti mengatakan FP Run merupakan agenda untuk mengampanyekan jurnalisme berkualitas sekaligus mendekatkan komunitas pers kepada masyarakat. Pada 2026, kegiatan tersebut memasuki penyelenggaraan tahun kedua.

Retno menjelaskan, tema “Pers untuk Publik” dipilih karena munculnya keraguan masyarakat terhadap integritas pers arus utama, termasuk yang ramai dibicarakan di media sosial.

“Ini banyak dibicarakan di sosial media. Padahal di tengah badai disinformasi, badai opini, peran pers justru harus menjadi semakin krusial, karena sebagai verifikator untuk mengecek informasi mana yang sesuai fakta, informasi mana yang hoaks,” kata Pemimpin Redaksi SCTV dan Indosiar tersebut.

Menurut Retno, pers perlu memperkuat perannya sebagai pemeriksa fakta di tengah maraknya disinformasi. Dia berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menjaga keberlangsungan media yang berkualitas dan kredibel.

Melalui FP Run, Forum Pemred juga ingin menyerap aspirasi masyarakat mengenai harapan dan masukan terhadap pers Indonesia. Retno menilai keberlanjutan media massa membutuhkan stamina dan konsistensi, sebagaimana pelari yang harus menjaga ketahanan hingga mencapai garis akhir.

Ketua Panitia FP Run for Good Journalism 2026 Masirom menyebut kegiatan tersebut diikuti 500 peserta. Mereka terdiri atas pemimpin redaksi media nasional, komunitas pers, masyarakat umum, dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam acara tersebut, Forum Pemred juga memberikan tali asih kepada lima keluarga jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Anak Gunung Krakatau pada September 2026. Bantuan itu menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama insan pers.

Forum Pemred turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba, termasuk pelari tercepat sekaligus tertepat, kategori Best Costume, dan Tim Best Cheering.

EDITOR: Dhimas Ginanjar