← Beranda
4.000 Petugas Siaga di Bundaran HI, Amankan Demo 50 Ribu Buruh Hari Ini
Ryandi Zahdomo• Kamis, 24 September 2026 | 18.41 WIB
Ilustrasi demo buruh. (dok. JawaPos.com/Novia Herawati)

JawaPos.com - Sebanyak 4.051 personel gabungan disiagakan khusus di kawasan Bundaran HI untuk mengawal aksi unjuk rasa besar-besaran yang melibatkan hampir 50 ribu buruh pada Kamis (24/9).

Secara keseluruhan, sebanyak 26.386 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemprov DKI Jakarta, hingga Pamdal Gedung DPR/MPR RI dikerahkan secara komprehensif di berbagai titik strategis.

Puluhan ribu pasukan itu akan mengamankan 99 agenda di wilayah hukum Polda Metro Jaya hari ini.

Mencakup 73 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum serta 26 agenda kegiatan masyarakat lainnya.

Baca Juga: Besok Ada Demo Buruh di Jakarta, Catat Rekayasa Lalu Lintas Sekitar DPR hingga Monas

Kawasan Bundaran HI menjadi salah satu fokus pengamanan terbesar dengan pengerahan 4.051 personel.

Sementara itu, area Monas dijaga oleh 4.020 personel dan kompleks DPR/MPR RI diperkuat oleh 3.663 personel.

Sejumlah titik lain seperti area penyekatan, jalur lalu lintas, hingga tim patroli wilayah juga mendapat pengawalan ketat guna mengantisipasi kemacetan dan gangguan ketertiban.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa petugas di lapangan diinstruksikan untuk mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis selama mengawal aksi.

"Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan mengawal agar aspirasi dapat disampaikan dengan aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab," ujar Budi, Kamis (24/9).

Baca Juga: RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Dibahas, Buruh Ingatkan PHK Tetap Ada Walaupun Upah Murah  

Pihak kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di jalur-jallur utama.

Masyarakat yang tidak memiliki urusan mendesak di pusat kota diimbau memilih jalur alternatif dan memantau pembaruan situasi melalui akun media sosial TMC Polda Metro Jaya.

50 Ribu Buruh Bergerak dari Semanggi Menuju UOB

Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) hari ini mengusung misi pengawalan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan.

Massa buruh yang terlibat berasal dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, termasuk Bekasi.

Presiden Konfirmasif Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea senelumnya menegaskan, aksi buruh ini murni memperjuangkan aspirasi dan bebas dari kepentingan politik.

Baca Juga: Status Ojol Buruh atau Pekerja Mandiri? Akademisi Minta Pemerintah Serap Semua Aspirasi

"Titik kumpul awalnya dari Semanggi dan kami akan menunggu delegasi di depan UOB," jelas Andi Gani.

Selama aksi, perwakilan pimpinan konfederasi buruh dijadwalkan menemui Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman di Bina Graha guna menyerahkan petisi aspirasi yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Terdapat 11 tuntutan utama yang diperjuangkan dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan.

Di antaranya mencakup isu pengupahan, outsourcing, jaminan sosial, PKWT, pekerja platform, jaminan pesangon, cuti haid, hingga sistem pemagangan.

Baca Juga: Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk Revisi UU Ketenagakerjaan

EDITOR: Bayu Putra