← Beranda
NPCT1 Selidiki Kebakaran Kontainer di Priok, Operasional Mulai Dipulihkan
Ryandi Zahdomo• Selasa, 22 September 2026 | 19.06 WIB
Kontainer muatan berbahaya (Dangerous Goods/DG) jenis ISO Tank Container di New Priok Container Terminal One (NPCT1), Kalibaru, Cilicing, Jakarta Utara, Senin (21/9). (Instagram @NPCT1)

JawaPos.com - New Priok Container Terminal One (NPCT1) mulai melakukan investigasi mendalam bersama pihak terkait untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang melanda sejumlah kontainer barang berbahaya (dangerous goods) pada Senin (21/9) sore.

Meski sempat memicu tanggap darurat, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu kurang dari satu jam tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Proses penanganan intensif berlangsung tak lama setelah kepulan asap pertama kali terdeteksi di area terminal pada pukul 15.28 WIB.

Baca Juga: Layanan Premium di Lounge Bandara Semakin Diminati Wisatawan Indonesia

Petugas gabungan dan tim internal dengan cepat melokalisasi titik api hingga penanganan selesai pada pukul 16.27 WIB.

Corporate Planning Manager NPCT1 Christine Margaretha Manasseh menuturkan, penanganan darurat difokuskan pada pengamanan personel dan pencegahan perambatan api ke fasilitas lain.

"Begitu insiden diketahui, tim kami langsung menjalankan prosedur tanggap darurat, mengamankan area terdampak, serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses pemadaman. Fokus utama kami adalah memastikan kondisi dapat dikendalikan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan keamanan area terminal," ujar Christine, Selasa (22/9).

Usai kobaran api padam, petugas lapangan melanjutkan tahap cooling down (pendinginan) serta pemantauan ketat untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Baca Juga: Kekayaan Ipda Yayat Sudrajat Janggal, Belasan Rumah Mewah Diduga Tak Tercantum di LHKPN

Pemulihan Layanan Operasional dan Investigasi Khusus

Seiring dengan terkendalinya situasi di lokasi penumpukan kontainer, NPCT1 secara bertahap mulai memulihkan kegiatan operasional terminal.

Pengaktifan kembali fasilitas dilakukan secara hati-hati berpatokan pada hasil inspeksi keamanan menyeluruh.

"Kegiatan operasional mulai kami pulihkan secara bertahap. Seluruh proses dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan mempertimbangkan kondisi di lapangan karena keselamatan dan keamanan personel tetap menjadi prioritas dalam setiap tahapan pemulihan," jelas Christine.

Mengenai pemicu awal timbulnya api pada kontainer berisi barang berbahaya tersebut, pihak manajemen NPCT1 bersama otoritas berwenang masih melakukan pemeriksaan teknis.

Ia berjanji akan menyampaikan hasil temuan kronologi dan penyebab pasti secara transparan setelah seluruh proses investigasi selesai terverifikasi.

Baca Juga: Ramalan Keuangan Zodiak Aries Selasa, 22 September 2026: Kelola Pemasukan dengan Bijak

Sebagai bagian dari Pelindo Group, NPCT1 juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa atas potensi gangguan layanan yang sempat terjadi, sekaligus mengapresiasi kesiapsiagaan seluruh tim pemadam dan pemangku kepentingan yang terlibat.

Evaluasi total atas kejadian ini akan dijadikan bahan penguatan standar keselamatan operasional secara berkelanjutan.

EDITOR: Bintang Pradewo