← Beranda
Kontainer Dangerous Goods di NPCT1 Priok Terbakar, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Ryandi ZahdomoSelasa, 22 September 2026 | 01.38 WIB
Kontainer muatan berbahaya (Dangerous Goods/DG) jenis ISO Tank Container di New Priok Container Terminal One (NPCT1), Kalibaru, Cilicing, Jakarta Utara, Senin (21/9). (Instagram @NPCT1)

JawaPos.com - Kebakaran melanda unit kontainer muatan berbahaya (Dangerous Goods/DG) jenis ISO Tank Container di New Priok Container Terminal One (NPCT1), Kalibaru, Cilicing, Jakarta Utara, Senin (21/9) sore.

Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran beserta 70 personel diganjar ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api.

Laporan Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat) Jakarta mencatat informasi kejadian diterima sekitar pukul 15.44 WIB dari pihak HSSE NPCT1.

Petugas damkar tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pukul 15.53 WIB dan merespons area terdampak dua menit setelahnya.

Upaya penanganan intensif berhasil melokalisir perambatan api pada pukul 16.35 WIB, sebelum akhirnya situasi dinyatakan memasuki tahap pendinginan (cooling down) pada pukul 16.41 WIB.

Dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Corporate Planning Manager NPCT1, Christine Margaretha Manasseh, mengonfirmasi insiden tersebut dan memastikan seluruh prosedur keselamatan kerja langsung diaktifkan begitu api terdeteksi.

"Segera setelah insiden diketahui, NPCT1 melakukan penanganan sesuai dengan prosedur keselamatan, keamanan, dan tanggap darurat yang berlaku," ujar Christine dalam keterangan resminya, Senin (21/9).

Guna mempercepat proses penanggulangan, penanganan dilakukan secara terpadu melibatkan unit pemadam internal terminal serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan (stakeholder) di kawasan Tanjung Priok.

"NPCT1 mengonfirmasi bahwa hingga pembaruan saat ini, penanganan insiden kebakaran telah memasuki tahap pendinginan (cooling down) melalui penanganan bersama antara NPCT1 dan para stakeholder terkait di kawasan Tanjung Priok," lanjut Christine.

Pihak manajemen memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Proses pendinginan berlangsung selama kurang lebih satu jam sembari pemantauan ketat terus dijalankan di area terdampak.

Penyebab Masih Dalam Investigasi

Mengenai pemicu utama timbulnya api pada ISO Tank Container tersebut, pihak NPCT1 menyatakan masih melakukan pemeriksaan internal mendalam secara akurat.

"NPCT1 juga sedang melakukan investigasi untuk mengetahui kronologi, kondisi, dan penyebab terjadinya insiden. Seluruh informasi dan fakta yang berkaitan dengan kejadian akan diverifikasi terlebih dahulu untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas Christine.

Pihak pengelola terminal menambahkan bahwa informasi lanjutan akan dibagikan setelah proses penanganan serta verifikasi data selesai.

NPCT1 menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip Safety, Security, dan Operational Excellence di seluruh lini operasional pelabuhan.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra