JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons langkah Presiden Prabowo Subianto yang melakukan reshuffle pada posisi Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih.
Pramono menegaskan kesiapannya untuk bekerja sama dengan pejabat baru yang ditunjuk oleh Istana.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti Purbaya Yudhi Sadewa dan melantik Profesor Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029, Senin (14/9).
Pramono Anung menuturkan, perombakan kabinet merupakan wewenang penuh kepala negara. Ia memastikan Pemprov DKI Jakarta siap bersinergi dengan siapa pun yang memimpin Kementerian Keuangan.
"Mengenai reshuffle, ini kan kewenangan sepenuhnya Bapak Presiden. Tentunya saya sebagai Gubernur Jakarta akan bisa bekerja sama dengan siapa saja," ujar Pramono, Senin (14/9).
Pramono menambahkan, hal terpenting saat ini adalah mendukung figur pilihan Presiden agar dapat menjalankan tugas kepemimpinan dengan maksimal.
"Jadi kalau saya, yang paling penting apa? Ini sepenuhnya pilihan Bapak Presiden dan kami pasti akan bisa bekerja sama dengan siapa saja," tuturnya.
Mendoakan Menkeu Baru dan Harapan Soal Dana Bagi Hasil
Saat ditanya mengenai harapan khusus terkait Dana Bagi Hasil (DBH) bagi Jakarta di bawah kepemimpinan menteri baru, Pramono memberikan doa dan harapan agar pos strategis tersebut membawa dampak positif.
"Pokoknya intinya siapa pun yang menjadi menteri, kami mendoakan menteri itu akan sukses. Apalagi ini kan menteri keuangan itu salah satu menteri yang sangat strategis sehingga dengan demikian mudah-mudahan keputusan Bapak Presiden untuk menteri keuangan ini adalah yang terbaik dan kami mendoakan yang terbaik dan sekaligus menyelesaikan banyak hal," kata Pramono.
Pelantikan Suahasil Nazara di Istana Merdeka
Pergantian posisi Menkeu ini secara resmi diumumkan melalui pembacaan keputusan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg, Nanik Purwanti, di Istana Merdeka, Jakarta.
"Mengangkat Profesor Suahasil Nazara, Ph.D. sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024–2029," kata Nanik saat membacakan petikan keputusan.
Dalam prosesi pengangkatan tersebut, Presiden Prabowo memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan Suahasil Nazara.
"Sebelum saya mengambil sumpah janji, berkenaan dengan pengangkatan Saudara sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024–2029, terlebih dahulu saya akan bertanya kepada Saudara. Apakah Saudara beragama Kristen," tanya Prabowo.
"Siap, beragama Kristen Protestan," jawab Suahasil.
Baca Juga: Suahasil Nazara Punya 5 PR Berat sebagai Menkeu, CELIOS: Jangan jadi Yes-Man Prabowo
Presiden kemudian mengarahkan Suahasil untuk menjalankan tugasnya dengan berpegang teguh pada konstitusi dan peraturan yang berlaku.
"Demi Tuhan saya berjanji, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Suahasil saat mengucapkan sumpah jabatannya.