JawaPos.com - PT Transportasi Jakarta membantah sopir ugal-ugalan menyebabkan pengereman mendadak di dalam bus saat berada di sekitar Halte Senen Toyota Rangga, Jakarta, pada Jumat (11/9) malam.
"Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan. Transjakarta membantah narasi yang beredar, tentang pramudi ugal-ugalan," kata Kepala Departemen humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/9).
Dia mengatakan pengereman mendadak itu dilakukan oleh pramudi Transjakarta (TJ) sebagai tindakan refleks untuk menghindari benturan dengan pengendara roda dua yang memotong jalur secara tiba-tiba.
Baca Juga: Mau ke Pekanbaru dari Medan? Ini 5 Bus yang Bisa Dipilih, Termurah Rp 275 Ribu
"Kami telah memeriksa rekaman CCTV (kamera pengawas) dan memastikan seluruh prosedur dijalankan sesuai standar. Pramudi sigap melakukan pengereman," ujar Ayu.
Dia menyebutkan petugas Transjakarta di lapangan langsung melakukan pengecekan kondisi pelanggan. Seluruh penumpang di dalam armada tersebut telah dipastikan aman dan tidak mengalami cedera.
Dia menegaskan Transjakarta senantiasa berfokus pada keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pelanggan dalam setiap layanan.
Baca Juga: Lagoa dan Saddil Belum Pasti Main! Persebaya Surabaya Fokus Soliditas Tim Hadapi PSIM
Sebelumnya, beredar di media sosial, pengemudi bus Transjakarta koridor 2 rute Monas-Pulogadung melakukan pengereman mendadak sehingga menyebabkan penumpang bus itu terjatuh.
Penumpang tersebut lalu meluapkan kekesalannya kepada pengemudi bus.
Menurut narasi yang beredar, pengemudi itu seringkali mencari celah di antara kendaraan dengan menambah kecepatan yang tidak terkontrol dan mengerem mendadak.