← Beranda
Pria Ditemukan Meninggal di GBK Usai Unggah Cuitan Perpisahan
Ryandi ZahdomoRabu, 9 September 2026 | 22.53 WIB
Ilustrasi – orang yang ingin bunuh diri sebenarnya telah memberikan tanda-tanda kepada orang disekitarnya (Pixabay).

JawaPos.com - Pria berinisial FS, 30, ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di area Plaza Utara Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Minggu (6/9) sekitar pukul 01.30 WIB. 

Penemuan jasad ini diduga berkaitan dengan unggahan perpisahan korban yang viral di media sosial X.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, membenarkan temuan jasad korban serta dugaan aksi bunuh diri tersebut.

"Iya benar, ditemukan sudah tidak bernyawa diduga melakukan bunuh diri," ujar Dhimas, Rabu (9/9).

Dhimas mengungkap kronologi penemuan jasad di GBK tersebut. Jasad korban pertama kali ditemukan tergeletak di sekitar area Plaza Utara Pintu 10 Gelora Bung Karno sekitar pukul 01.30 WIB.

Penemuan ini bermula saat rekan korban melakukan pencarian karena FS mendadak hilang kontak dan terdeteksi berada di kawasan GBK.

Dalam proses pencarian tersebut, rekan korban bergerak dengan didampingi oleh petugas keamanan area GBK.

"Ditemukan oleh rekannya dan security Minggu dini hari pukul 01.30 WIB, lalu dilaporkan ke polsek," tutur Dhimas.

Petugas dari Polsek Metro Tanah Abang langsung meluncur ke lokasi untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) begitu menerima laporan masyarakat.

Berdasarkan pemeriksaan medis awal di lokasi kejadian, polisi tidak menemukan indikasi bekas penganiayaan pada fisik korban.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan dari pengamatan. Tidak dilakukan otopsi karena keluarga menolak, keberatan untuk dilakukan otopsi," jelas Dhimas.

Pihak kepolisian telah menyerahkan jenazah FS kepada keluarga untuk proses persemayaman dan pemakaman.

Keterkaitan dengan Cuitan Viral di Media Sosial

AKBP Dhimas Prasetyo juga membenarkan bahwa kasus kematian korban berkaitan erat dengan sebuah unggahan yang viral di platform X.

"Iya, benar (terkait unggahan tersebut)," kata Dhimas singkat.

Melalui akun bernama Stewie, korban sempat mempublikasikan ucapan terima kasih sekaligus permohonan maaf kepada rekan-rekannya sebelum mengakhiri hidup.

Selain pesan perpisahan, akun tersebut membagikan bukti transaksi senilai puluhan juta rupiah. Dana itu didonasikan ke komunitas kesehatan mental serta rumah singgah hewan liar agar dapat memperoleh pakan dan perawatan layak.

Kontak Bantuan dan Layanan Pencegahan Bunuh Diri

Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau kerabat mengalami depresi, rasa putus asa, atau memiliki kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri, segera konsultasikan masalah Anda ke pihak profesional seperti psikiater, psikolog, atau fasilitas kesehatan mental terdekat.

EDITOR: Estu Suryowati