JawaPos.com - Polres Metro Jakarta Pusat membekuk NJ, 37, pelaku penjambretan ponsel milik seorang perempuan warga negara asing (WNA) asal India di kawasan Jalan Gondangdia II, Menteng, Jakarta Pusat.
Pelaku yang merupakan mantan residivis kasus serupa ini ditangkap di kediamannya di area Johar Baru.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Sang Ngurah Wiratama Satria Pathy mengonfirmasi penangkapan tersebut. Pihaknya saat ini masih terus bergerak untuk memburu satu pelaku lainnya yang terlibat.
"Iya pelaku sudah tertangkap satu orang berinisial NJ. Satu pelaku lainnya sedang dalam pengejaran anggota," ujar Wiratama saat dikonfirmasi, Senin (7/9).
Kronologi Penjambretan WNA India di Menteng
Aksi penjambretan ini bermula pada Jumat (4/9) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban saat itu sedang berjalan kaki dari arah hotel tempatnya menginap menuju lokasi ibadah di kawasan Menteng.
Tanpa diduga, dua orang pria yang berboncengan sepeda motor mendekati korban dan merebut telepon genggam miliknya secara paksa.
Usai menerima laporan dari korban, Tim Resmob Polres Metro Jakarta Pusat langsung melakukan penyisiran di lokasi kejadian.
"Telepon genggam korban direbut secara paksa oleh dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Dapat laporan tersebut, tim Resmob Polres Metro Jakpus langsung bergerak menelusuri rekaman CCTV hingga berhasil nangkap NJ beserta barang bukti helm, motor, dan pakaian yang digunakan dalam penjambretan," jelas Wiratama.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengonfirmasi bahwa NJ bukan kali ini saja berurusan dengan hukum atas tindak pidana kejahatan jalanan.
"Pelaku ini mantan residivis dalam kasus yang sama," tegas Wiratama.
Penyelidikan Awal Polsek Menteng
Sebelum penangkapan NJ oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, jajaran Polsek Metro Menteng telah lebih dulu turun ke lokasi untuk mengumpulkan data dan memeriksa area sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menyatakan bahwa langkah awal penanganan perkara langsung dilakukan begitu laporan masuk pada Sabtu (5/9).
Baca Juga: Komplotan Jambret Kalung Emas di Surabaya Beraksi hingga Sidoarjo, Polisi Ungkap Modusnya
"Sudah kami tangani, lakukan pengecekan TKP (tempat kejadian perkara), dan lakukan upaya penyelidikan terhadap pelaku," kata Braiel.
Saat ini, barang bukti berupa helm, sepeda motor, dan pakaian yang dipakai NJ saat beraksi sudah disita polisi. Petugas masih terus melakukan pengejar terhadap satu rekan pelaku yang identitasnya telah dikantongi.