JawaPos.com - Dua motor yang belum diketahui kepemilikannya dibakar massa aksi di kawasan Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB dan diambil massa dari pos polisi terdekat.
Pantauan JawaPos.com di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB, dua motor saling berhadapan sudah dalam keadaan gosong tinggal kerangka. Api masih terus membara membumbungkan asap pekat di sekitar lokasi kejadian.
Menurut Reki, 40, pengemudi ojek online yang berada di lokasi, dua motor itu diduga milik para personel polisi yang mengenakan kaos hitam. Namun ia mengaku tak begitu yakin.
"Tadi kan banyak jaga di sini mereka. Sekarang sih udah pada ke atas lagi, bareng sama massanya juga," ujarnya kepada wartawan, Kamis (27/8).
Sementara itu, saksi lain, Robi, 25, menyebut bahwa dua motor tersebut bermerek Vario dan diambil massa dari parkiran pos polisi. Namun, ia pun tak yakin milik siapa.
"Iya massanya tadi sembari lewat aja banyak banget tadi. Ngambil motor yang keparkir di pos polisi," tuturnya.
Saat ini, ia mengatakan bahwa massa tersebut telah pergi ke arah Gedung DPR. Sementara, sudah tak ada personel kepolisian yang terlihat di lokasi kejadian.
Beberapa tentara malah yang sempat terlihat keluar dari salah satu gedung dekat lokasi motor dibakar.
Sebelumnya, sejumlah massa siswa STM mulai meninggalkan gedung DPR RI dan melintas di lampu merah Slipi, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Barat, Kamis (27/8) pukul 18.00 WIB.
Ratusan pelajar putih abu-abu itu secara bergerombol jalan kaki ke arah Petamburan. Massa dari ratusan mahasiswa juga bergantian memasuki area DPR RI yang menggantikan massa demonstrasi dari Pati.