← Beranda
Kerumunan Warga Blokir Rel Stasiun Tanjungpriok, Perjalanan KRL Terpaksa Dihentikan
Ryandi ZahdomoKamis, 13 Agustus 2026 | 17.27 WIB
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) Tanah Abang-Rangkasbitung melintas di kawasan Pejompongan, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Layanan Commuter Line relasi Tanjung Priok mengalami gangguan perjalanan pada Kamis (13/8) pagi. Penghentian operasional sementara terpaksa diambil manajemen KAI Commuter demi menjaga keselamatan perjalanan akibat munculnya kerumunan warga di sekitar area jalur rel kereta.

Aksi warga yang menghalangi perlintasan saat kereta hendak memasuki Stasiun Tanjungpriok sekitar pukul 06.20 WIB tersebut berdampak langsung pada kelancaran arus lalu lintas KRL di jam sibuk pagi hari.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menegaskan, penanganan darurat langsung dilakukan oleh petugas di lokasi kejadian untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang dan perjalanan kereta.

"Pukul 07.01 WIB, Petugas terkait sudah mengamankan jalur rel dan aman untuk dilintasi perjalanan Commuter Line kembali," ujar Leza, Kamis (13/8).

Meski penanganan berjalan relatif cepat, situasi tersebut sempat menahan laju perjalanan KRL selama kurang lebih 41 menit hingga area perlintasan benar-benar steril dari kerumunan.

Empat Perjalanan KRL Terdampak Hingga 30 Menit

Akibat penumpukan warga di ruang manfaat jalur kereta api tersebut, jadwal perjalanan Commuter Line Tanjungpriok memicu efek domino keterlambatan.

Secara akumulasi, sebanyak 4 perjalanan KRL mengalami imbas keterlambatan bervariasi antara 16 hingga 30 menit. Total waktu keterlambatan akibat insiden ini mencatatkan angka hingga 90 menit.

Imbauan Resmi KAI Commuter untuk Pengguna

Atas ketidaknyamanan yang terjadi pada jam produktif masyarakat tersebut, pihak KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pengguna jasa.

Pihak operator mengimbau para pengguna untuk senantiasa memprioritaskan keselamatan, mematuhi petunjuk petugas di area stasiun maupun dalam kereta, serta aktif memantau pembaruan informasi operasional secara berkala melalui aplikasi C-Access maupun akun media sosial resmi @commuterline.

EDITOR: Estu Suryowati