JawaPos.com - Siswa sekolah dasar (SD) mendapat materi kesadaran lingkungan. Dengan harapan anak-anak terbiasa memilah sampah sesuai kategori sejak dini.
Sosialisasi ini menyasar 109 siswa kelas 5 di SDN Jampang 01 dan SDN Karang Tengah 07, Bogor saat mengikuti Biodiversity Fun Class (BDFC) 2026.
Pemilahan sampah dipilih karena tindakan sederhana yang mampu memberikan dampak besar dalam pelestarian lingkungan.
Urgensi pengelolaan sampah tercermin dari studi UCLA Emmett Institute on Climate Change and the Environment yang dirujuk dalam materi BDFC 2026. Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang diperkirakan melepaskan sekitar 6,3 ton metana per jam atau sekitar 55.000 ton per tahun.
Baca Juga: Mark Zuckerberg: Bahaya Terbesar AI Bukan Teknologinya, Melainkan Siapa yang Menguasainya
Gas ini bisa menjadi gas rumah kaca yang mempercepat perubahan iklim. Gas ini juga memberikan tekanan terhadap ekosistem dan keanekaragaman hayati.
Para siswa dikenalkan mengenai tiga kategori dasar sampah, yaitu organik, anorganik, dan residu. Para siswa mempelajari cara mengelola setiap jenis sampah serta dampak sampah yang tidak dikelola dengan baik terhadap tanah, air, hewan, dan manusia.
“Saya percaya inisiatif ini penting karena membantu membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini. Dengan memperkenalkan kebiasaan sederhana seperti memilah sampah, kami berharap para siswa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi agen perubahan yang menginspirasi keluarga serta komunitas,” ujar Presiden Direktur MSIG Indonesia, Tomosuke Tsuruoka, Rabu (12/8).
Untuk menarik anak-anak, penyampaikan materi dikemas sebaik mungkin. Yakni dengan video edukasi, storytelling bersama Save the Children Indonesia, kuis, permainan kelompok dan praktik langsung memilah sampah.
Pendekatan interaktif ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga dapat menerapkannya di rumah dan sekolah.
Biodiversity Fun Class pertama kali diselenggarakan pada 2019 sebagai komitmen terhadap edukasi lingkungan dan perlindungan keanekaragaman hayati.