← Beranda
Terserempet Truk di Kemanggisan Utama, Pengemudi Ojek Online Meninggal di Tempat
Ryandi ZahdomoSelasa, 21 Juli 2026 | 19.24 WIB
Polisi mengevakuasi jenazah sooir ojol korban kecelakaan di di Jalan Kemanggisan Utama Raya, Palmerah, Jakarta Barat, pada Selasa (21/7). (Ryandi Zahdomo/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Nasib naas menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol). Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian usai terserempet sebuah truk di Jalan Kemanggisan Utama Raya, Palmerah, Jakarta Barat, pada Selasa (21/7).

Pantauan JawaPos.com, insiden maut tersebut sempat memicu kemacetan panjang di sekitar lokasi. Puluhan rekan sesama pengemudi ojol terlihat mendatangi area kejadian untuk memantau langsung kondisi korban.

Petugas baru mengevakuasi jenazah korban menggunakan unit ambulans sekitar pukul 11.40 WIB. Sementara itu, sepeda motor listrik korban berplat nomor B 4420 SVR serta armada truk berplat B 9655 BYU yang terlibat kecelakaan langsung diamankan kepolisian.

Kronologi Menurut Keterangan Sopir Truk

Slamet, pengemudi truk yang terlibat dalam insiden tersebut, membeberkan detik-detik terjadinya benturan. Ia menjelaskan bahwa kendaraannya sedang melaju dari arah Kemanggisan menuju wilayah Tanah Abang.

Ketika tiba di lokasi kejadian, Slamet berniat untuk berpindah lajur dari kanan ke sebelah kiri secara perlahan. Namun, pada saat yang bersamaan, korban diduga berupaya mendahului truk dari sisi kiri hingga terjadi benturan keras pada bagian belakang truk.

"Aku udah kiri pelan-pelan mau jalur kiri. Tapi Gojek-nya itu langsung nyalip sebelah kiri," ungkap Slamet kepada JawaPos.com, Selasa (21/7).

Kendaraan Diamankan Polisi, Sopir Siap Bertanggung Jawab

Slamet menegaskan bahwa truk yang dikemudikannya saat itu dalam kondisi kosong tanpa muatan barang. Pasca-kejadian, ia menyatakan komitmennya untuk mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku.

"Iya. Yang penting saya tanggung jawab," tegasnya.

Saat ini, armada truk yang dikemudikan Slamet telah dievakuasi oleh pihak kepolisian dari lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Setelah proses evakuasi jenazah dan pemindahan kendaraan selesai dilakukan, arus lalu lintas di Jalan Kemanggisan Utama Raya kembali berangsur normal.

EDITOR: Estu Suryowati