JawaPos.com - Teka-teki di balik kecelakaan maut yang menewaskan dua orang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), kini tengah diusut tuntas oleh pihak kepolisian. Insiden tragis yang melibatkan satu unit mobil Toyota Innova tersebut terjadi pada Rabu (8/7) dan sempat terekam hingga viral di media sosial.
Kanit Gakkum Lantas Polres Tangerang Selatan, Ipda Dimas Darmawan, membenarkan adanya peristiwa mematikan yang merenggut dua nyawa sekaligus tersebut.
"Benar, ada dua korban meninggal dunia," ujar Dimas, Jumat (10/7).
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan 5 Bendungan di Sejumlah Daerah, Total Nilai Kontrak Capai Rp 9,79 Triliun
Detik-detik Kecelakaan Viral di Media Sosial
Peristiwa mencekam ini mendadak jadi sorotan publik setelah rekaman videonya diunggah oleh akun Instagram @yaampun.jkt. Dalam video yang beredar, terlihat jelas detik-detik saat pengendara motor yang sedang berboncengan dihantam oleh mobil Innova.
Saking kerasnya benturan, kedua korban langsung terpental di lokasi kejadian. Mobil Innova tersebut bahkan dilaporkan sampai hilang kendali dan menyebrang ke sisi jalan yang berlawanan.
Polisi Dalami Dugaan Balapan dan Kondisi Pengemudi
Pihak kepolisian sejauh ini belum bisa menyimpulkan penyebab pasti maupun status pekerjaan dari kedua korban. Dugaan liar yang beredar di masyarakat mengenai adanya aksi balapan pun masih dalam tahap pembuktian.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Terbitkan SE, Ayah Wajib Antar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah
"Untuk kronologi apakah sedang balapan dan lain-lain, masih kami selidiki lebih lanjut. Kami masih meminta keterangan saksi TKP untuk bisa memastikan kejadian tersebut," ungkap Dimas.
Polisi juga belum dapat mengonfirmasi apakah korban merupakan pengemudi ojek online (ojol) atau bukan, demi menghormati situasi emosional keluarga. Saat ini, identitas resmi kedua korban yang meninggal dunia diketahui berinisial RAS, 26, dan TA, 18.
"Untuk korban belum bisa kami pastikan pekerjaannya, karena pihak keluarga masih berduka. Atas dasar kemanusiaan, kami masih menunggu kesiapan keluarga korban untuk dimintai keterangan," tambahnya.
Pemeriksaan Pengemudi Innova yang Berusia 18 Tahun
Di sisi lain, penyelidikan terhadap pengemudi Innova berinisial WK yang masih berusia 18 tahun terus berjalan. Polisi telah memintai keterangan dari WK beserta pihak keluarganya.
Baca Juga: Resmi! Persebaya Surabaya Datangkan Walber Mota, Bek Brasil Berpengalaman Hadapi Tim Kuat Asia
Guna memperjelas konstruksi hukum, polisi saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti digital dan memeriksa saksi mata di sekitar lokasi kejadian.
"Saat ini kami sedang mendalami keterangan, baik dari saksi maupun CCTV untuk menaikkan status perkara," tegas Dimas.
Tak hanya itu, polisi juga akan mendalami apakah ada unsur kelalaian lain, termasuk kemungkinan pengemudi berkendara di bawah pengaruh obat-obatan terlarang. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa status tersebut harus berbasis data ilmiah yang valid.
"Terkait dugaan, kami perlu bukti dari keterangan ahli untuk menyatakan apakah ada pengaruh dalam tubuhnya pengemudi," pungkasnya.