← Beranda
Kebakaran di TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Antisipasi TPA Rawa Kucing
AntaraMinggu, 5 Juli 2026 | 19.10 WIB
Sejumlah warga beraktifitas ditengah asap kebakaran TPa Jatiwaringin di Desa Tanjakan Mekar, Rajeg, Tangerang, Jumat (03/07/3026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com – Kebakaran di tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Jatiwarigin membuat Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Banten waspada.

Sebab, Pemkab Tangerang tidak hanya mengelola TPA Jatiwatringin. Masih ada TPA lain seperti Rawa Kucing yang juga perlu diantisipasi agar tidak terbakar seperti Jatiwaringin. Termasuk juga tiga poyek strategis terkait sampah.

Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi menjelaskan, tiga proyek persampahan yang sedang berjalan adalah revitalisasi instalasi pengelolaan air limbah (IPAL), revitalisasi sistem pemanfaatan gas metana, dan pembangunan pusat daur ulang (PDU) sampah.

Sedangkan proses pengelolaan sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) yang beroperasi setiap hari di TPA Rawa Kucing sejauh ini masih berjalan lancar.

Baca Juga: KLH Ingatkan pemda Antisipasi Kebakaran di TPA efek El Nino

"Kami sudah periksa langsung ke lapangan dan berkoordinasi dengan penanggung jawab agar memastikan setiap pekerjaan mengedepankan keselamatan dan bersama-sama mencegah terjadinya bencana seperti kebakaran," ujar Wawan, Minggu (5/7) sebagaimana dilansir dari Antara.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan TPA dan Retribusi Pelayanan Persampahan DLH Kota Tangerang Risdiana Setiawan menjelaskan, pihaknya telah memberikan edukasi kepada pemulung yang beroperasi di area TPA.

Mereka selalu diingatkan untuk tidak menyalakan api dengan alasan apapun di area landfill untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Apalagi kondisi sampah yang kering berpotensi cepat menyambar ketika ada percikan api, sehingga perlu adanya kolaborasi dalam menjaga keamanan di TPA Rawa Kucing.

Pihaknya telah membentuk tim mitigasi yang bertugas selama 24 jam penuh untuk memantau dan melaporkan kondisi TPA Rawa Kucing.

Baca Juga: Penyelidikan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Tunggu Api Padam

Mereka bertugas melakukan patroli, mendeteksi titik panas (hotspot), serta melakukan penanganan dini apabila ditemukan potensi kebakaran.

DLH Kota Tangerang juga melakukan cover soil atau penutupan timbunan sampah dengan tanah untuk mengurangi risiko munculnya api akibat gas metana.

Juga penyiraman rutin pada area yang berpotensi mengalami peningkatan suhu serta pembersihan rumput liar yang mudah terbakar saat cuaca kering.

Selain itu, DLH Kota Tangerang menyiapkan sejumlah tandon air berkapasitas besar dan melakukan normalisasi kolam resapan untuk memastikan ketersediaan pasokan air apabila terjadi kondisi darurat.

Sebelumnya Wakil Menteri Lingkungan Hidup (LH) Diaz Faisal Malik Hendropriyono mengatakan bahwa Menteri LH Jumhur Hidayat sudah mengeluarkan surat edaran kepada kepala daerah untuk mengantisipasi kebakaran TPA.

Baca Juga: Kebakaran TPA Jatiwaringin Tak Kunjung Padam, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Sebab Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) sudah memberikan warning El Nino mulai Juli sampai September.

Ia menyebutkan, seluruh pemerintah daerah harus meningkatkan pemilahan dan tata kelola sampah di TPA masing-masing sebagai salah satu langkah untuk mencegah insiden serupa TPA Jatiwaringin.

 

EDITOR: Bayu Putra